Mahasiswa PPLK II Gelar Acara Sosialisasi Anti Bullying di UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar

avatar Tong Hari
Tong Hari

25 x dilihat
Mahasiswa PPLK II Gelar Acara Sosialisasi Anti Bullying  di UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar
Mahasiswa PPLK II Gelar Acara Sosialisasi Anti Bullying di UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) II, Fakultas Tarbiyah(FTAR) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengelar  acara sosialisasi Anti Bullying yang berlangsung , di UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar digelar pada Jum'at, 17 Oktober 2025.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini dibuka secara resmi oleh Mahasiswa PPLK II IAIN SAS BABEL yang diwakili oleh Wulandari selaku pemateri dari sosialisasi tersebut, serta guru dari UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar, Aniarti, S.Pd

Ketua Pelaksana WulandariAcara sosialisasi Anti Bullying ini diikuti oleh beberapa siswa, di antaranya mahasiswa PPLK I IAIN SAS BABELI, ibu aniarti S.Pd selaku guru SMP Negeri 1 Puding Besar yang bekerja sama dengan mahasiswa PPLK II IAIN SAS BABEL, serta siswa UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala sekolah Ibu Repinarsi, S.Pd. Bio., dilanjutkan dengan Ibu Aniarti S.Pd selaku guru UPTD SMPN 1 Puding Besar yang menyampaikan materi tentang anti Bullying serta dilanjutkan oleh Wulandari mahasiswa PPLK II IAIN SAS BABEL sebagai pemateri kedua.

Acara kemudian berlanjut dengan menonton bersama film pendek yang bertema bullying.Lalu di lanjutkan dengan kegiatan aksi deklarasi anti Bullying yaitu membuat apresiasi perasaan tentang bullying di kertas yang telah di sediakan lalu ditempelkan di kertas karton yang merupakan simbol dari aksi dekrelasi anti bullying dan tanda tangan sebagai tanda dari aksi dekrelasi anti bullying serta foto berbingkai atau framing.  Kegiatan ditutup dengan aksi dekrelasi anti bullying dan foto berbingkai tersebut.

Kegiatan Acara Sosialisasi Anti Bullying di UPTD SMP Negeri 1 Puding Besar ini diharapkan dapat menjadi

meningkatkan kesadaran dampak negatif bullying dan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung.Serta dapat mencegah perilaku bullying dengan mengajarkan keterampilan sosial dan empati dan membangun komunitas yang suportif di mana setiap individu merasa aman dan dihargai terutama di lingkungan sekolah tersebut.(*)