Mahfudz Reza Fahlevi, M.Pd, Dosen FSEI IAIN SAS Babel Lolos Sebagai Instruktur Literasi Numerasi Nasional AKMI

avatar Tong Hari
Tong Hari

268 x dilihat
Mahfudz Reza Fahlevi, M.Pd, Dosen FSEI IAIN SAS Babel Lolos Sebagai Instruktur Literasi Numerasi Nasional AKMI
Mahfudz Reza Fahlevi, M.Pd, Dosen FSEI IAIN SAS Babel Lolos Sebagai Instruktur Literasi Numerasi Nasional AKMI


IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Mahfudz Reza Fahlevi, M.Pd, Dosen Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN SAS Bangka Belitung mengakui telah kali keduanya mengikuti seleksi.

Tahun 2023 lalu lolos sebagai Instruktur Daring (ID) literasi numerasi, tahun ini lolos sebagai Instruktur Nasional Daring (IND) juga literasi numerasi instruktur Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) yang selenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI secara daring.

"Jika tahun lalu hanya dapat penugasan untuk memberi materi ke guru-guru Madrasah. Maka tahun ini saya ada peningkatan. Alhamdulillah, sebagai IND juga terlibat untuk menjadi narasumber memberi pembekalan pada calon instruktur lainnya, sekaligus berperan untuk menyeleksi instruktur AKMI 2024," ujar Mahfudz Reza Fahlevi, Kamis (12/9/2024).

Tes tahun ini ada 4 tahap, mulai dari seleksi berkas, tes CBT, tes psikotes dan seleksi akhir yang dinilai melalui kegiatan pembekalan daring dan luring. 

"Penetapan saya sebagai IND literasi numerasi diumumkan hari Senin tanggal 9 September 2024," tambahnya.

Ia membeberkan banyak peserta yang lolos hingga diseleksi tahap psikotes (khususnya untuk literasi numerasi) ada sekitar 145 orang, dari beragam profesi. Mulai dari guru madrasah (MI, MTs, dan MA), pengawas, widyaiswara, kepala madrasah, hingga dosen. 

Adapun yang terpilih menjadi IND sebanyak 20 instruktur.

"Alhamdulilah saya berada di peringkat 4. Saat ini sudah mulai bertugas memberikan materi kepada calon instruktur, secara daring dan luring.," kata Mahfudz Reza Fahlevi.

Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada segenap pimpinan Fakultas (FSEI) dan pimpinan institut atas pemberian izin dan dukungan hingga dirinya bisa berkompetisi dengan baik dalam seleksi instruktur ini.

Lalu Reza menuturkan keikutsertaan dalam kegiatan ini karena dilatarbelakangi oleh background pendidikan, dengan fokus studi terkait dengan dunia pendidikan, khususnya matematika.

"Jadi saya membiasakan diri untuk peka terhadap data-data capaian pendidikan matematika ataupun hal-hal yang berkaitan dengan numerasi," ujar Reza.

Di sisi lain, Reza juga ingin menunjukkan instansinya juga memiliki SDM yang unggul dan dapat bersaing secara nasional khususnya di bidang pendidikan matematika. 

Melalui hasil ini, selalu berharap untuk dapat dukungan dari segenap pimpinan instansi dan semoga kedepannya akan hadir wadah-wadah penampung bakat pendidikan matematika di instansi. (*)