IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menjalani asesmen lapangan dalam rangka pembukaan Program Studi (Prodi) Doktor (S3) Studi Islam di Gedung Terpadu Lantai II, Jumat (24/4/2026). Program ini akan menjadi pendidikan doktor pertama di Provinsi Bangka Belitung.
Asesmen ini dilakukan oleh dua asesor diantaranya, Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, S.S., M.Ag dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Prof. Dr. Ris'an Rusli, MA dari Univeritas Islam Negeri Raden Fatah Palembang serta perwakilan DIKTIS Kemenag RI Dr. Rusdi Batun, M.Ag.

Acara diawali dengan sambutan dan arahan dari Direktur Pascasarjana IAIN SAS, Prof.Dr.Hadarah,M.Ag Pengajuan Prodi Baru S3 studi Islam ini telah dinantikan oleh kita semua, keluarga besar IAIN SAS dengan harapan nantinya akan mendapatkan izin operasional yang layak untuk kami menyelenggarakan prodi baru tersebut.
Maka kami merasa perlu membuka prodi Doktoral Studi Islam dalam upaya memberikan kesempatan melanjutkan studi yang lebih tinggi dan meningkatkan SDM di bidang ilmu studi islam."Kami harap niat baik untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Provinsi Bangka Belitung bisa mendapatkan hasil yang maksimal," pungkasnya.
.jpeg)
Ditempat yang sama Dalam sambutannya Rektor IAIN SAS, Prof. Dr. Irawan yang di wakili oleh Wakil Rektor I Prof.Dr.KH.Hatamar,M.Ag menyampaikan kata ingin berdiri sama tinggi duduk sama rendah kehadiran asesor sangat penting.
"Kami harap bantuan dan kerjasama semua pihak untuk meyakinkan BAN PT agar mengeluarkan SK rekomendasi. Semoga asesmen ini bisa berjalan secara objektif dan optimal," jelasnya.
Asesor pertama Prof. Dr. H. Ahmad Syukri, S.S., M.Ag yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa asesmen bertujuan memastikan komitmen dan kesiapan IAIN SAS Babel dalam membuka Program Doktor Studi Islam.
“Kami perlu mendalami lebih lanjut terkait fokus, keunikan, dan distingsi program doktor ini, termasuk kesiapan kurikulum, sumber daya manusia, sistem penjaminan mutu, serta sarana dan prasarana,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan berbagai masukan konstruktif guna penyempurnaan usulan pembukaan Program Studi S3 Doktor Studi Islam.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ris'an Rusli menyatakan bahwa pihaknya telah mempelajari berkas borang yang diajukan oleh IAIN SAS “Kami akan mendalami dan melakukan sharing untuk melihat apa yang perlu disempurnakan agar memudahkan kita ke tahap berikutnya,” ujarnya.
“kami asesor “Tujuan kami adalah melakukan pengecekan dan klarifikasi terhadap beberapa hal yang sudah kami pelajari dari borang yang diajukan,” jelasnya.
“Bapak/Ibu, dalam borang usulan prodi ini yang paling krusial ada di tiga standar. Yang pertama, ketersediaan SDM. Ketersediaan SDM dibagi menjadi dua yaitu dosen. Untuk dosen minimal 2 guru besar yang linier, bagus kalau lebih,kata Ris'an.
Acara ini dihadiri oleh unsur pimpinan mulai dari, Dekan FDKI, Prof. Dr. Rusydi Sulaiman, M.Ag, Dekan FTAR Dr.Hj.Soleha,MA, Ketua LP2M,Tim Penyusun Proposal S3 Studi Islam serta stakeholder.(*)