Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Remaja

avatar Tong Hari
Tong Hari
Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar Peran Keluarga Terhadap Perkembangan Remaja


IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Islam (BKPI) FakultasTarbiyah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung mengadakan Webinar yang berbasis online melalui Platform Google Meet Webinar yang bertema "Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Perkembangan Remaja", Chonita Tirani selaku Ketua Pelaksananya.

Keluarga merupakan pendidik utama dan pertama bagi anak, seiring perkembangan zaman, orang tua  dituntut untuk bersikap terbuka  terhadap hal yang dihadapi anak pada masa remaja terutama ketika membahas sesuatu yang sensitif maka harus didiskusikan dengan sebaik mungkin dalam keluarga.

Wahyudi, S.Pd.I., M.A Dosen IAIN SAS Babel dan Narasumber Webinar ini menjelaskan masa remaja merupakan masa dimana anak memiliki konflik yang kompleks dalam dirinya, sebab pada masa ini remaja tumbuh dan berkembang secara cepat baik secara fisik maupun psikis, perubahan terhadap pola  perilaku dan juga tumbuh kesadaran pentingnya untuk bersosialisasi dan berbaur dengan kelompoknya. Masa yang diikuti dengan perubahan tersebut menimbulkan dampak dan memberikan suatu sikap bagi remaja untuk bertindak di masa yang akan datang. Pada masa remaja penerimaan dari kelompok dan teman sebaya merupakan hal yang sangat penting sebab remaja membutuhkan itu sebagai pembuktian bahwa ia tidak ditolak atau didikriminasikan oleh kelompoknya.

Orang tua juga harus mendukung remaja memiliki keterampilan sosial yakni seperti menumbuhkan empati, menjadi pendengar yang baik bagi remaja, berkomunikasi efektif, serta membangun interaksi menyenangkann agar remaja merasa nyaman dan berani berpendapat,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, perilaku orang tua yang menghambat daya kritis dan keterampilan sosial anak adalah melarang anak tanpa menjelaskan, tidak menjadi panutan positif dan membebaskan tanpa membekali dengan nilai yang ingin dicapai. Hubungan yang baik dapat tercipta melalui hal kecil yang dilakukan pada setiap hari dengan sikap dan ucapan orang tua yang akan dibawa anak untuk menghadapi dunianya. Tutup Wahyudi.

Diakhir webinar, dibuka sesi tanya jawab kepada pemateri dari peserta online. “Acara berjalan cukup lancar dan antusias peserta baik, walaupun webinar ini tentunya masih ada kekurangan dalam persiapannya," ujar Chonita.

 

(Penulis : Chonita Tirani & Tong Hari/Ayaknan | Editor: H. Ika Robiantari)