IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Dalam rangka memperkuat tata kelola dan kompetensi organisasi mahasiswa (Ormawa), Wakil Rektor III IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr. Muh. Misdar, M.Ag, melakukan kunjungan resmi ke UIN Alauddin Makassar bersama rombongan yang terdiri atas Kasubag Akademik Nelly Sanawiyah, S.Sos., M.M., para pembimbing Ormawa, serta ketua-ketua Ormawa IAIN SAS Bangka Belitung. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai 22 hingga 25 Oktober 2025.
Rombongan IAIN SAS Babel disambut langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Drs. Hamdan Juhannis, M.A., Ph.D., didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. H. Kamaluddin Abunawas, M.Ag., dan Wakil Rektor III, Prof. Dr. Muhammad Halifah Mustamin, M.Pd., beserta jajaran pimpinan universitas lainnya. Suasana penyambutan berlangsung hangat dan penuh keakraban di ruang rektorat kampus UIN Alauddin, yang dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi Islam unggulan di kawasan timur Indonesia.
.jpeg)
Dalam kesempatan tersebut, kedua pihak berdiskusi terkait strategi peningkatan kualitas organisasi kemahasiswaan, manajemen kegiatan, hingga tata kelola program pembinaan minat dan bakat mahasiswa. Dr. Misdar menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari program benchmarking untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Ormawa di lingkungan IAIN SAS Babel.
“Kami ingin belajar langsung dari UIN Alauddin Makassar yang sudah memiliki sistem pembinaan kemahasiswaan yang mapan dan terukur. Pengalaman ini diharapkan menjadi cangkokan berharga yang bisa kami adopsi dalam tata kelola Ormawa di IAIN SAS Bangka Belitung,” ungkap Dr. Misdar.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa peningkatan kompetensi pengurus Ormawa bukan hanya menyangkut aspek administratif, tetapi juga pembentukan karakter, kepemimpinan, dan profesionalisme mahasiswa dalam berorganisasi. Melalui benchmarking ini, diharapkan para ketua Ormawa memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan organisasi yang efektif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan mahasiswa.
Menurut Dr. Misdar, kegiatan ini penting dilakukan karena selama ini pengelolaan kegiatan kemahasiswaan di IAIN SAS Babel — seperti pemilihan Dewan Mahasiswa (Dema), Senat Mahasiswa (Sema), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta program-program yang berkaitan dengan beasiswa, minat, dan bakat mahasiswa — masih menghadapi berbagai kendala.
.jpeg)
“Kami menyadari masih ada ruang perbaikan, terutama dalam aspek koordinasi dan optimalisasi peran Ormawa. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh agar layanan kemahasiswaan semakin efektif dan berdampak,” tambahnya.
Sementara itu, pihak UIN Alauddin Makassar memberikan apresiasi atas inisiatif IAIN SAS Bangka Belitung dalam melakukan benchmarking lintas kampus. Prof. Dr. Muhammad Halifah Mustamin, M.Pd., menilai langkah ini sebagai bentuk komitmen serius untuk meningkatkan mutu kemahasiswaan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Ia berharap kerja sama kedua kampus dapat terus berlanjut dalam bentuk pertukaran program, pelatihan kepemimpinan, dan kegiatan kolaboratif antar Ormawa.
Kegiatan benchmarking ini juga diisi dengan kunjungan lapangan ke berbagai unit kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, seperti pusat kegiatan mahasiswa, sekretariat UKM, serta forum diskusi dengan pengurus organisasi kampus. Melalui kegiatan tersebut, para pengurus Ormawa IAIN SAS Babel memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana sistem pembinaan mahasiswa diimplementasikan secara efektif di kampus unggul.
Dengan semangat kolaborasi dan pembelajaran lintas institusi ini, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berkomitmen memperkuat peran Ormawa sebagai mitra strategis kampus dalam membentuk mahasiswa yang religius, unggul, dan berdaya saing tinggi di masa depan.(*)