Buka Peluang Studi Luar Negeri, IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Seminar Beasiswa Studi Taiwan 2026

avatar Tong Hari
Tong Hari

36 x dilihat
Buka Peluang Studi Luar Negeri, IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Seminar Beasiswa Studi Taiwan 2026
IAIN SAS Bangka Belitung Gelar Seminar Beasiswa Studi Taiwan 2026

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Institut Agama Islam negeri(IAIN)Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS)Bangka Belitung menggelar Seminar Beasiswa Studi Kementerian Pendidikan Taiwan, bekerja sama dengan Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Jakarta dan Taiwan Education Center (TEC) Indonesia, pada Kamis (20/11/2025) bertempat di Aula Gedung Terpadu.

Seminar ini menghadirkan perwakilan dari TETO Jakarta dan Taiwan Education Center Indonesia yang memaparkan berbagai peluang beasiswa S2, S3, postdoctoral, serta program internship di universitas-universitas ternama di Taiwan.

Selain penjelasan teknis, peserta juga memperoleh informasi tentang kehidupan akademik, peluang riset, dan dukungan fasilitas bagi mahasiswa internasional di Taiwan.

Seminar dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III Dr.H.Muh Misdar, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk dukungan IAIN SAS Babel dalam memperluas peluang internasional bagi mahasiswa. Hadir pula Nelly Sanawiyah, M.M, selaku Kasubbag Layanan Akademik.

‎Ia berharap agar mahasiswa dan dosen dapat berpartisipasi aktif dalam peluang beasiswa tersebut, “Tentunya teman-teman mahasiwa dan dosen nantinya akan mencoba berpartisipasi dalam kompetisi beasiswa pendidikan ini, pendidikan internasional, dan semoga akan diterima dan melanjutkan pendidikan studi disana,” ujarnya.

Pemaparan sosialisasi disampaikan oleh perwakilan Taiwan Education Center Indonesia dan Taipei Economic and Trade Office Jakarta, yakni Clarabella S.Hum dan Tirta Amerta Effendi, M.Sc.

Tirta Amerta Effendi, M.Sc. berbagi pengalaman pribadi mengenai strategi efektif untuk lolos seleksi beasiswa luar negeri. Sementara itu, Clarabella, S.Hum. memberikan penjelasan mendalam mengenai kehidupan akademik dan budaya pendidikan di Taiwan, serta tips adaptasi bagi mahasiswa internasional.

Antusias peserta sangat tinggi sepanjang sesi berlangsung. Banyaknya pertanyaan dari para peserta seputar peluang beasiswa, jurusan yang tersedia, hingga proses pendaftaran online yang difasilitasi langsung oleh Kementerian Pendidikan Taiwan.

Seminar ini tidak hanya memberikan wawasan praktis, tetapi juga membuka pandangan baru bagi para peserta mengenai pentingnya kesiapan bahasa, prestasi akademik, serta kemampuan soft skill dalam bersaing di kancah internasional.

“Masih ada kesempatan untuk memperbaiki kemampuan dan mempersiapkan diri mahasiswa yang berencana melanjutkan studi ke Taiwan di tahun 2026,” ujarnya.

Seminar berlangsung interaktif. Para mahasiswa dan dosen yang hadir tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan seputar peluang studi dan beasiswa di Taiwan.(*)