Dosen IAIN SAS Babel Ikuti Coaching MOOC Balitbang dan Diklat Kemenag RI

avatar Tong Hari
Tong Hari

472 x dilihat
Dosen IAIN SAS Babel Ikuti Coaching MOOC Balitbang dan Diklat Kemenag RI
Dosen IAIN SAS Babel Ikuti Coaching MOOC Balitbang dan Diklat Kemenag RI

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Sebanyak 61 peserta yang mengikuti Coaching Massive Open Online Course yaang terdiri dari 29 PTKN Wilayah Sumatera dan Jawa. Acara ini berlangsung dari Kamis hingga Sabtu, 20-22 Juni 2024, di Hotel Mercure Batavia Jakarta.

Acara dibuka langsung oleh Kepala Badan (Kaban) Litbang Diklat Kementerian Agama RI Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. dan juga dihadiri oleh Kapusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Dr. H. Mastuki, M.Ag. dan tim dari DPASDP-UI.

Mastuki dalam paparannya menyampaikan Saat ini Pusdiklat Tenaga Teknis Pendidikan dan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat sedang mengembangkan pelatihan melalui aplikasi PINTAR, sebuah platform layanan pelatihan online berbasis Massive Open Online Course (MOOC), yaitu pelatihan dengan akses terbuka yang dapat diikuti oleh banyak peserta pada saat bersamaan.

MOOC sendiri merupakan program pembelajaran jarak jauh menggunakan media internet yang saat ini dipakai oleh banyak lembaga untuk menggantikan pelatihan-pelatihan tatap muka. Pelatihan ini dijalankan oleh mesin, menjangkau jumlah peserta sangat besar, dan menghasilkan kualitas pembelajaran yang sangat bagus.

Massive, artinya pelatihan ini dapat menjangkau peserta dalam jumlah yang sangat banyak. Open, artinya pembelajaran dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta dan siapapun boleh mengikuti pelatihan. Similar content, artinya kualitas pembelajaran ini sama dengan kualitas pembelajaran tatap muka.

Selanjutnya Prof. Suyito sekaligus membuka acara dan menjelaskan juga menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dalam menanggapi tantangan institusi. "Kami tidak mungkin melakukan perubahan mindset dengan berkesendirian. Pendekatan corporate dalam pelatihan memungkinkan fokus pada kebutuhan institusi,” ucapnya.

Dalam konteks ini, Suyito menyampaikan bahwa model-model pelatihan yang menjadi fokus Corporate University harus menggambarkan karakteristik proaktif dan inovatif. "Kita tidak hanya reaktif, tetapi juga proaktif, untuk menghasilkan inovasi," tambahnya.

Suyito juga menyoroti pentingnya evaluasi pelatihan berbasis corporate untuk memastikan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat nyata bagi institusi. "Kita ini short limitation, karena namanya juga pelatihan. Walaupun short course, tetapi dapat dirasakan hasilnya," paparnya.

Mengakhiri paparannya, Suyito mengajak semua pihak terlibat untuk bersama-sama membangun pendekatan baru dalam pelatihan yang lebih berorientasi pada kebutuhan institusi. "Untuk mewujudkan ini semua harus ada kesadaran kolektif bersama-sama.

Reski Anwar, M.H. Dosen IAIN SAS Bangka Belitung mengikuti acara Mooc ini dalam beberapa sesi diskusi juga menyampaikan beberapa pertanyaan mengenai tahap awal untuk MOOC nanti yang akan masuk di perguruan tinggi itu seperti apa, dan bagaimana proses dan teknis pelaksanaanya.'ujar reski'.

Dalam tahapan coaching ini peserta tentunya akan dibekali beberapa pemahaman tentang pentingya transformasi digital dan apalagi didalam dunia pendidikan. Konten-konten yang beredar saat ini banyak yang sebetulnya kurang mendidik dan kadangkala konten yang bernuansa pendidikanpun kurang begitu menarik untuk dinikmati oleh pengguna internet. ‘tutur reski’.

Untuk MOOC PINTAR ini yang dikelolah oleh Pusdiklat selamat berulang tahun untuk yang ke-2. Terimakasih telah menyediakan platform pelatihan berbasis digital yang cukup mumpuni untuk bisa diikuti semua kalangan dan semoga bisa memunculkan kreativitas baru kembali dibidang pendidikan pelatihan dan semoga terus berkembang ke tahap yang lebih luas lagi jangkauannya, sukses terus buat tim mooc pintar.”tutup reski”

Kegiatan coaching berlangsung khidmat dan penuh tantangan untuk menjawab kemajuan zaman dalam dunia digital.(*)

Penulis : Ayaknan