IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Dr. Sriyati Dwi Astuti, dosen Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah (FTAR) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Praktik Etik Lintas Budaya dalam Inklusivitas pada Pendidikan Anak Usia Dini pada Budaya Jawa dan Melayu.”
Sidang terbuka ini berlangsung pada Kamis, 16 Oktober 2025. dihadiri oleh jajaran akademisi, keluarga, serta tamu undangan. Salah satu tamu kehormatan yang turut hadir adalah Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr. Irawan, M.S.I. dan ketua Sekolah Tinggi Agama Khonghuchu Negeri Bangka Belitung, Dr. Tinggal Purwanto, M.S.I.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Direktur Pasca sarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Dr. Moch. Nur Ichwan, S.Ag., M.A., Sriyati Dwi Astuti memaparkan hasil penelitiannya yang menyoroti pentingnya pengembangan pendidikan anak usia dini yang inklusif dan sensitif terhadap konteks budaya.
Penelit ini mengungkap bagaimana ordinary ethics yakni praktik etik sehari-hari seperti cara berinteraksi, memberi salam, hingga ekspresi tubuh—mencerminkan nilai-nilai moral dan sosial yang mendalam serta dapat menjadi fondasi pembentukan karakter anak sejak dini.
Promotor dalam penelitian ini adalah Prof. Zulkipli Lessy, S.Ag., S.Pd., M.Ag., M.S.W., Ph.D., yang selama proses studi membimbing peneliti dalam merumuskan pendekatan teoretis dan metodologis berbasis praktik sosial serta teori habitus Pierre Bourdieu.
Dengan hasil yang gemilang, Sriyati Dwi Astuti dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude dan resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Pendidikan Islam anak usia dini.

Pada ksempatan yang sama Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan,M.S.I mengucapkan selamat dan sukses kepada doktor baru Sriyati Dwi Astuti. Semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat dan berkontribusi untuk kemajuan IAIN SAS Babel, prestasi ini menjadi nilai tambah bagi kampus IAIN SAS Babel sekaligus menjadi semangat baru bagi prodi dan fakultas.
“Dengan bertambahnya dosen yang bergelar doktor bisa menjadi berkah bagi kampus kita, sehingga dapat meningkatkan mutu lulusan di prodi atau fakultas masing-masing. Hal ini sekaligus menjadi nilai tambah bagi kampus agar semakin menjadi unggul dan memiliki daya saing dalam bidang kependidikan, dapat berguna bagi dunia pendidikan, tutupnya.(*)