Lomba Kaligrafi Warnai Semarak Dies Natalis ke-21 IAIN SAS Babel

avatar Tong Hari
Tong Hari

39 x dilihat
Lomba Kaligrafi Warnai Semarak Dies Natalis ke-21 IAIN SAS Babel
Lomba Kaligrafi Warnai Semarak Dies Natalis ke-21 IAIN SAS Babel

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Sebagai bagian dari rangkaian acara Sedulang International Festival(SEIFA) Dies Natalis ke-21, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar Lomba Kaligrafi di Perpustakaan IAIN SAS Babel.Rabu,29/10/2025.

Kegiatan ini menjadi salah satu ajang seni yang menarik perhatian banyak peserta, karena menggabungkan nilai estetika dengan semangat religiusitas dalam bentuk tulisan indah bernuansa Islam.

Koordinator lomba, Iskandi, M.Pd.I., yang juga bertindak sebagai salah satu juri, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap seni kaligrafi di kalangan pelajar dan mahasiswa. Ia menambahkan, lomba ini merupakan wujud partisipasi akademik dalam memeriahkan Dies Natalis IAIN SAS Babel yang ke-21, sekaligus sebagai sarana memperkenalkan kampus kepada generasi muda di Bangka Belitung.

Lomba kaligrafi ini diikuti oleh 26 peserta dengan didampingi 15 orang pembimbing yang berasal dari berbagai sekolah, madrasah, dan perguruan tinggi di seluruh wilayah Bangka Belitung. Peserta dibagi ke dalam dua kategori, yaitu kategori SMA/sederajat dan kategori mahasiswa. Keduanya menunjukkan antusiasme tinggi dalam menampilkan karya terbaik mereka.

Dalam perlombaan ini, panitia menghadirkan tiga orang juri yang berkompeten di bidang kaligrafi. Dua di antaranya berasal dari internal kampus, yaitu Iskandi, M.Pd.I., dan Misbahul Munir, S.Th.I., M.Hum., sementara satu juri eksternal adalah Ustadz Azwar, S.Pd., yang dikenal sebagai praktisi dan pembina kaligrafi di Bangka Belitung. Adapun kategori khat yang dilombakan adalah khat naskh, salah satu gaya tulisan Arab yang paling populer dan memiliki tingkat kesulitan tersendiri.

Melalui kegiatan ini, IAIN SAS Babel berharap dapat menumbuhkan semangat seni dan budaya Islam di kalangan generasi muda. Selain menjadi ajang kompetisi, lomba kaligrafi ini juga menjadi media dakwah dan promosi kampus, mempererat hubungan antara dunia akademik dan masyarakat, serta memperkuat citra IAIN SAS Babel sebagai pusat pengembangan ilmu dan seni Islam di Bangka Belitung.(*)