Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Kelompok 2 Desa Aik Madu Laksanakan Program Ecobrik

avatar Tong Hari
Tong Hari

35 x dilihat
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Kelompok 2 Desa Aik Madu Laksanakan Program Ecobrik
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Kelompok 2 Desa Aik Madu Laksanakan Program Ecobrik

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 2 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung melaksanakan program kerja Ecobrik: Kreasi Tulisan “AIK MADU” di Desa Aik Madu, Kecamatan Simpang Renggiang, pada Selasa, 05 Agustus 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah plastik dengan cara kreatif dan ramah lingkungan. Ecobrik merupakan metode pemanfaatan botol bekas yang diisi dengan kertas atau plastik, dipadatkan, lalu dapat digunakan kembali sebagai bahan bangunan maupun media dekoratif.

Kepala Desa Aik Madu Rizki Filardi menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah menghadirkan ide kreatif ini. “Tulisan AIK MADU dari ecobrik ini bukan hanya menjadi hiasan, tetapi juga pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara sederhana namun bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Kelompok KKN, Jeshicca Wulan Nari, menyampaikan bahwa program ecobrik ini diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN bersama warga Desa Aik Madu mengumpulkan botol plastik bekas. Botol-botol tersebut kemudian diisi dengan kertas bekas hingga padat, lalu dicat warna kuning agar tampak seragam dan menarik. Hasil ecobrik tersebut disusun membentuk tulisan “AIK MADU” yang dipasang di area depan sebagai hiasan lingkungan sekaligus identitas desa.Ujarnya

Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme, terutama dari warga dan mahasiswa KKN yang ikut serta dalam proses pengecatan serta penyusunan botol ecobrik. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemahaman baru tentang pengelolaan sampah, tetapi juga merasakan kebersamaan dan gotong royong dalam berkarya.

Dengan adanya kreasi ecobrik ini, Desa Aik Madu kini memiliki karya estetik yang bernilai edukasi tinggi, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.

Demikian berita acara kegiatan ini dibuat sebagai bentuk dokumentasi resmi program kerja mahasiswa KKN Desa Aik Madu.(*)