IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Mahasiswa KKN IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung yang berlokasi di Dusun 4, Jl. C2, Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar, manfaatkan sampah plastik yang ada di sekitar desa tersebut menjadi ecobrick. Mahasiswa bersama Masyarakat disusun membentuk tulisan 'I LOVE C2' yang dipasang di Tingkat 3 Air Terjun C2 sebagai hiasan lingkungan sekaligus identitas dari air terjun tersebut Selasa, 25 Agustus 2025.
Tujuan dari ecobrick adalah untuk mengurangi sampah plastik, serta mendaur ulangnya dengan media botol plastik untuk dijadikan sesuatu yang berguna. Mahasiswa KKN IAIN SAS yang turut berkontribusi dalam pembuatan ecobricks adalah Kelompok 24 terdiri dari mahasiswa perwakilan UIN SGD Bandung.
.jpeg)
Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan pemahaman baru (edukasi) tentang pengelolaan sampah, tetapi juga merasakan kebersamaan dan gotong royong dalam berkarya.
Kepala Desa Lubuk Pabrik, Budi Chandra menyampaikan, "Apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah menghadirkan ide kreatif ini. 'I LOVE C2' Melalui gerakan ecobrick, kita tidak hanya mengurangi jumlah sampah plastik, akan tetapi juga mengubahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat,
Ia menambahkan hal ini menjadi sebuah edukasi pembelajaran buat kita semua tata cara dalam mengelola sampah dengan sebaik-baiknya. Hal ini sejalan dengan semangat menjaga kelestarian lingkungan dan mewariskan bumi yang lebih bersih kepada generasi mendatang.
Mari kita jadikan ecobrick sebagai gerakan bersama, dimulai dari rumah kita, sekolah, hingga lingkungan masyarakat. Dengan langkah kecil ini, kita dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup di bumi tercinta.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan mendorong kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan” ujarnya.

Sementara itu, Penyampaian dari ketua pengelola Air terjun C2, Basori, Alhamdulillah dengan adanya KKN IAIN SAS Babel dan UIN SGD Bandung kami pihak pengelola sangat-sangat terbantu dengan program gotong royong nya dan yang paling sangat membantu kami
Program ecobrick nya, karena ecobrick ini, menurut kami bukan hanya sebuah hiasan atau spot foto, juga menjadi motivasi bagi kami dan anak-anak muda yang ada di C2, mungkin saran dari saya selaku pengelola wisata alam untuk anak-anak KKN dan seluruh anak muda yang berada di Lubuk Pabrik untuk bisa menjaga alam, agar alam kita selalu lestari, KKN IAIN SAS Babel dan UIN SGD Bandung, best of the best".
Sementara itu, Ketua Kelompok KKN, Nur Khaliq Rahman, menyampaikan bahwa program ecobrick ini diharapkan dapat terus dikembangkan oleh masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan adanya kreasi ecobrick ini, Desa Lubuk Pabrik kini memiliki karya yang estetik dan bernilai edukasi sangat tinggi, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kepedulian lingkungan dapat diwujudkan dengan cara yang sederhana dan menyenangkan resmi program kerja mahasiswa KKN Desa Lubuk Pabrik.(*)