IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Mahasiswa KKN Melayu serumpun kelompok 11 desa sembuang kec serbajadi melakukan restorasi hutan dengan menanam pohon sebagai upaya pelestarian ekosistem lauser di tanah Aceh, Kamis 14 Agustus 2024.
Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) merupakan salah satu wilayah konservasi paling penting di muka bumi. Terletak di dua provinsi paling utara Sumatra (Aceh dan Sumatera Utara), dengan luas 2,6 juta hektare yang sangat kaya keanekaragaman hayati. KEL ini terbentang di 13 Kabupaten (Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang) di Provinsi Aceh dan 4 Kabupaten Langkat, Dairi, Karo dan Deli Serdang di Sumatera Utara.
Dengan topografi yang dramatis membuat fungsi ekosistemnya sebagai sistem pendukung kehidupan lebih dari empat juta orang yang tinggal di daerah sekitarnya. Ekosistem ini merupakan tempat perlindungan terbesar dari hutan hujan Malesian yang belum terganggu di dunia.
Leuser juga merupakan hutan hujan yang memiliki beragam satwa dan sangat dikenal di dunia ilmu pengetahuan, seperti spesies mamalia, burung, reptil, ikan, invertebrata lainnya, tanaman dan organisme lain.
Kawasan ini sangat penting bukan hanya karena keanekaragaman hayatinya yang tinggi tetapi juga karena fungsinya sebagai sumber kehidupan masyarakat sekitarnya dan sebagai kawasan hutan alami di Pulau Sumatera bagian Margasatwa, Hutan Lindung, dan Cagar Alam.
Kerusakan hutan yang parah telah menyebabkan rusaknya keseimbangan lingkungan yang ditandai dengan hampir punahnya spesies hayati penting, terjadinya bencana alam dan konflik antara manusia dengan satwa. Kawasan Ekosistem Leuser adalah bagian terbesar dari hutan-hutan asli terakhir yang masih tersisa di Pulau Sumatera.
Salah satu upaya pelestarian ekosistem Lauser ini yakni dengan restorasi ekosistem . Restorasi Ekosistem adalah upaya mengembalikan unsur hayati (flora dan fauna) serta unsur non hayati (tanah, iklim dan topografi) pada suatu kawasan kepada jenis yang asli, sehingga tercapai keseimbangan hayati dan ekosistemnya.
Pada kesempatan kali ini perwakilan dari mahasiswa KKN kelompok 11 yakni Tasya Agista (IAIN Langsa) melakukan restorasi hutan upaya pelestarian ekosistem Lauser di CRU SERBAJADI Aceh timur, kegiatan ini di dipandu oleh forum konservasi Lauser .
Kegiatan ini melibatkan forum konservasi Lauser, SMK 1 lokop , ketua adat desa lokop serbajadi, pgmi IAIN Langsa dan perwakilan mahasiswa KKN Melayu serumpun desa bunin dan desa sembuang.
Tasya Agista (IAIN Langsa) selaku mahasiswa perwakilan kelompok 11 pelestarian Kawasan ini diharapkan dapat menyelamatkan keanekaragaman hayati di dalamnya dan seutuhnya sebagai penyanggah kehidupan manusia dalam bentuk udara dan air bersih.
Oleh kerena itu, penyelamatan Kawasan Ekosistem Leuser adalah pertempuran terakhir untuk menyelamatkan hutan asli Sumatera. Dan di harapkan kepada seluruh pemuda pemuda untuk menjaga ekosistem Lauser.
Peserta KKN Kelompok 11 KKN Melayu Serumpun desa Sembuang M. Kiki Septiawan (IAIN SAS Babel).,Alwan Nuhdillah (UIN Imam Bonjol Padang)., Muhammad Rizal(IAIN Langsa).,Ainur Rahma (UIN Sumatera Utara).,Ahmat Su Helmi (UIN Raden Intan Lampung).,Syarifuddin( IAIN Langsa)., Tasya Agista (IAIN Langsa).,Maulia Zahara (IAIN Langsa)., Muhammad Farhan (IAIN Langsa)., Siti Unaisa (IAIN Langsa)., Rosna Dewi (IAIN Langsa)., Risti Ayu Ningsi (IAIN Langsa)., Filza Atika dari IAIN dan Diana (IAIN Langsa).(*)