Menag Peroleh Apresiasi Penilaian Kinerja Positif: Rektor IAIN SAS Babel Mengapresiasi Capaian Ini

avatar Tong Hari
Tong Hari

96 x dilihat
Menag Peroleh Apresiasi Penilaian Kinerja Positif: Rektor IAIN SAS Babel Mengapresiasi Capaian Ini
Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Kinerja yang ditunjukkan Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA pada 100 hari kerja pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat penilaian positif publik.

Hal ini berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) pada 5-10 Januari 2025.

Survei bertajuk 100 Hari Kerja: Performa Kinerja Pemerintah dan Dinamika Sosial dan Politik Nasional tersebut, menempatkan Kementerian Agama berada di posisi kedua setelah Kementerian Sosial, dalam persepsi publik terkait bekerja optimal selama 100 hari kerja pemerintahan Prabowo-Gibran.

Menanggapi torehan prestasi Menteri Agama Nasaruddin Umar pada 100 hari kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran melalui Kabinet Merah Putih, Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I menyebut gebrakan Menag Nasaruddin menghadirkan persepsi publik yang positif patut diapresiasi.

Menurut dia, Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Prof Nasaruddin Umar berhasil membuat publik puas, setelah menunjukkan kinerja yang sangat baik, terkait pelayanan kepada masyarakat, memperkuat program moderasi beragama serta melakukan gebrakan dalam mempercepat pengelolaan haji dan umrah.

“Kita patut beri apresiasi terhadap gebrakan yang dilakukan oleh pak Menteri Nasaruddin Umar, dalam 100 hari kerjanya di Kementerian Agama,” ujar Irawan, Jumat (17/1/2025).

Ia menjelaskan, apresiasi publik berdasarkan survei CISA memang berdasarkan fakta, lantaran Menag Nasaruddin Umar berkomitmen mendorong Kemenag dan jajarannya menunjukkan kinerja optimal dalam pelayanan terhadap umat.

“Pak Menteri (Nasaruddin Umar) selalu mengingatkan bahwa Kementerian Agama, sebagai instansi vertikal yang memiliki satuan kerja hingga tingkat kecamatan, harus membutuhkan penyamaan langkah, untuk membuat pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” katanya.

Selain itu, lanjut dia, Menag Nasaruddin Umar juga menekankan komitmennya untuk melaksanakan hal-hal yang telah diamanatkan oleh presiden Prabowo, yakni pembersihan organisasi dari berbagai penyimpangan serta pelaksanaan birokrasi yang efisien dan efektif.

Selain menekankan pentingnya pelaksanaan birokrasi yang efesien dan efektif, Menag kata dia, juga mengingatkan jajarannya tentang tantangan yang dihadapi di masa depan. Untuk itu, dia meminta menjadikan agama sebagai faktor independent.

“Hal inilah yang ditekankan oleh Menteri dan dilaksanakan oleh satker di bawah Kemenag, sehingga menghadirkan persepsi publik yang sangat positif terhadap Kementerian Agama,” ucapnya.

“Dan tentunya Pak Menteri juga dikenal sebagai tokoh yang berintegritas tinggi, sehingga apa yang dilakukan memberi dampak positif terhadap kemaslahatan umat,” imbuhnya.

Ia menambahkan dengan raihan positif Kemenag pada 100 hari kerja Pemerintahan Prabowo-Gibran, bakal menjadi perhatian oleh seluruh pimpinan PTKIN dalam menjalankan dan mendukung program yang telah digulirkan menteri agama.

Dengan begitu, kata dia, apa yang diimpikan oleh Menag Nasaruddin Umar sepanjang kepemimpinannya di Kementerian Agama bakal berjalan sesuai skema, serta menjadikan kinerja Kemenag jauh lebih baik.

“Sebagai pimpinan di Perguruan Tinggi, kami tetap memaksimalkan program kerja untuk memberi pelayanan terbaik dalam dunia pendidikan, serta berkomitmen mendukung skema kerja yang dicetuskan oleh Menteri Agama,” tutup Irawan (*)