IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Pengurus RESAM (Rumah Literasi Arab Melayu)IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung turut berperan aktif dalam Forum Group Discussion (FGD) bertema "Identifikasi dan Pendaftaran Naskah Kuno Nusantara di Kabupaten Bangka Barat" yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat pada 14 Oktober 2025. giatan ini dilaksanakan di gedung OR II Kantor Bupati Kab. Bangka Barat dengan dukungan anggaran DAK Non Fisik Perpusnas RI Tahun Anggaran 2025.
Pada FGD tersebut, para peserta, termasuk pengurus RESAM yang diketuai oleh Iskandi, M.Pd.I beserta tim Ahmad Suwaidi,S.Ag., Amrullah,M..S.I dan Dody Irawan,M.Pd membahas pentingnya perlindungan, perawatan, dan pencatatan naskah kuno sebagai warisan budaya lokal yang sangat berharga. Selain itu saran pembuatan pedoman penulisan Arab-Melayu Bangka Belitung untuk kepentingan akademik merupakan salah satu wujud pelestarian dan pengembangan.
.jpeg)
Narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangka Barat, Farouk Yohansyah menegaskan bahwa pelestarian manuskrip kuno merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi momentum strategis untuk membangun sinergi lintas komunitas sejarah, akademisi, serta tokoh masyarakat dalam upaya penyelamatan naskah-naskah bernilai sejarah di Bangka Barat.
Sesi diskusi yang berlangsung interaktif diwarnai dengan pertukaran pengalaman terkait teknik identifikasi, perawatan sederhana, hingga prosedur pendaftaran naskah ke dinas terkait.
Pengurus RESAM meyakini bahwa partisipasi aktif dalam kegiatan serupa sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pelestarian kekayaan dokumenter daerah dan mendukung visi Pemda Bangka Barat dalam menjaga identitas lokal melalui pelestarian naskah kuno.
Di antara yang menarik adalah, ketika Ketua Tim Identifikasi Naskah Kuno di Pemda Bangka Barat (Suryan Masrin, S.Pd.I) menyampaikan salah satu temuannya berupa naskah kuno yang diidentifikasi sebagai salah satu karya Syekh Abdurrahman Shiddiq al-Banjari, yang berjudul Fii Ibtida’ al-Dukhul li Ilmi al-Bayan, yang ditulis dalam bahasa Arab. Naskah ini merupakan salah satu koleksi warga di Desa Bakit Kec. Jebus Kabupaten Bangka Barat, yang masih ada hubungannya kekerabatan dengan Syekh Hatamar Rasyid bin Usman.
Temuan ini mendapat apresiasi dari tim RESAM Babel. Jika benar karya tersebut adalah karya Syekh Abdurrahman Shiddiq al-Banjari, maka dapat menambah khazanah pengetahuan terkait jumlah daftar karya beliau yang selama ini masih terbatas pada karya yang sudah dalam bentuk cetakan.
Acara ini diharapkan menjadi langkah awal untuk upaya berkelanjutan dalam melindungi dan memanfaatkan koleksi manuskrip bagi pelestarian sejarah dan budaya Kabupaten Bangka Barat.(*)