Peringati Hari Lahir Pancasila, Dema IAIN SAS Bangka Belitung Adakan Diskusi Pancasila

avatar Tong Hari
Tong Hari
Peringati Hari Lahir Pancasila, Dema IAIN SAS Bangka Belitung Adakan Diskusi Pancasila



IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung gelar Seminar Diskusi Pancasila pada Selasa (8/6/2021) di Gedung Terpadu pukul 08.30 WIB dengan tema "Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Demi Terbinanya Mahasiswa Yang Intelektual dan Berakhlakul Karimah".

Diskusi Pancasila ini sebagai peringatan hari lahirnya Pancasila 1 Juni 1945. Dengan diskusi ini bisa memberikan pemahaman terhadap implementasi nilai-nilai Pancasila di lingkungan Mahasiswa IAIN SAS Bangka Belitung. Diskusi ini diikuti oleh seluruh Ormawa KBM IAIN SAS Babel. Sedangkan Pemantik diskusi Pancasila tersebut ialah Dr. H. Iskandar, M.Hum. selaku Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel.

Ketua Dema IAIN SAS Babel menyampaikan kepada seluruh Mahasiswa untuk peka terhadap nilai-nilai Pancasila salah satunya sebagai kaum intelektual untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan memberikan pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila kepada seluruh elemen Mahasiswa dan Masyarakat. 

"Kekhawtiran saya bukan sedikitnya yang hadir  tetapi kepekaan Mahasiswa terhadap nilai-nilai Pancasila dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa.Bahwa tujuan dari diadakannya seminar wawasan kebangsaan ini selain sebagai realisasi dari program kerja Dewan Mahasiswa,  juga untuk menambah wawasan pendidikan tentang wawasan kebangsaan yang dimulai dari generasi muda,   karena generasi muda sekarang adalah generasi penerus bangsa yang harus bisa menjaga, mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai pancasila dan Bhineka tunggal ika." Kata Yudi dalam sambutannya.

Dr. H. Iskandar, M.Hum. (Ketua Pusat Kajian Pancasila dan Kebangsaan (PKPK) IAIN SAS Babel ) selaku pemateri menyambut baik dan sangat mengapresiasi kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh DEMA ini.  "Saya berharap melalui seminar wawasan kebangsaan ini  dapat memperkokoh jiwa nasionalisme dan patriotisme mahasiswa dalam menghadapi berbagai  tantangan kebangsaan yg terjadi dewasa ini. berpesan kepada Mahasiswa untuk bersikap toleransi kepada siapapun, baik dalam agama, suku dan dalam kehidupan sosial.

Pancasila harus teraktualisasi secara objektif,  artinya Pancasila harus diimplementasikan di dalam setiap aspek penyelenggaraan negara,  baik di bidang legislatif,  eksekutif,  yudikatif,  dan bidang kenegaraan lainnya. Selain itu Pancasila harus teraktualisasi secara subjektif,  artinya harus terealisasi dalam sikap pribadi setiap warga negara tanpa kecuali," ujar  Iskandar.

 

(Penulis: Hilhamsyah & Tong Hari/Ayaknan)