IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menggelar kegiatan Society Empowering bertema “Literasi Keuangan Syariah di Kalangan Pesantren dalam Mewujudkan Kemandirian Ekonomi” pada Kamis, 12 Februari 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Koba, Kabupaten Bangka Tengah, dengan melibatkan sebanyak 51 santri Madrasah Aliyah (MA) Al-Muhajirin Koba sebagai peserta.
Ketua Society Empowering, Rudi Hartono, M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademik Prodi Perbankan Syariah dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren. Ia menegaskan pentingnya literasi keuangan syariah sebagai bekal generasi muda dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis prinsip Islam.
Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan MA Al-Muhajirin Koba, Januari Anto Syahputra, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan pesantren. Menurutnya, edukasi keuangan syariah sangat relevan bagi para santri dalam menghadapi tantangan ekonomi di era modern.

Materi literasi keuangan syariah disampaikan oleh Pimpinan BPRS Cabang Koba, Deny Saputra. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan konsep dasar perbankan syariah yang berlandaskan Al-Qur’an, Hadis, dan fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), serta menekankan perbedaan mendasar antara sistem keuangan syariah dan konvensional, khususnya terkait larangan riba.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai akad dalam perbankan syariah seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, serta ijarah muntahiyah bittamlik. Pemaparan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai produk dan layanan keuangan syariah, termasuk tabungan dan pembiayaan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para santri. Melalui program ini, Prodi Perbankan Syariah berharap dapat menumbuhkan kesadaran finansial sejak dini serta mendorong lahirnya generasi pesantren yang mandiri secara ekonomi dan berdaya saing.
Program Society Empowering ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat literasi ekonomi syariah di masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dan nilai-nilai keislaman.(*)