IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Inilah sosok Sandrine Sekar Ramadina, wisudawati terbaik Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Bangka Belitung (Babel) yang diwisuda pada Kamis (4/7/2024).
Sandrine Sekar Ramadina adalah wisudawati terbaik IAIN SAS Babel dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.97.
Ia berhasil menyelesaikan studinya di jurusan imbingan dan Konseling Islam (BKI) hanya dalam waktu 7 semester atau 3 setengah tahun.
Tak hanya itu, di luar kampus, Sandrine juga sudah mengajar di sebuah sekolah di Pangkalpinang.
Sandrine yang saat ini berusia 21 tahun mengambil jurusan diwisuda bersamaan dengan 411 orang wisudawan baik sarjana maupun pascasarjana, Kamis (04/07/2024).
, Sandrine mengaku terkejut saat namanya diumumkan sebagai lulusan terbaik IAIN SAS Babel.
Kala itu, ia tak menyangka dinobatkan menjadi lulusan terbaik.
"Alhamdulillah sekali dan sangat-sangat bersyukur, tadinya kirain lulusan terbaik hanya per fakultas saja tapi ternyata lulusan terbaik ke-20 IAIN SAS Babel dan sangat tidak menyangka sekali dengan hasil yang didapatkan sekarang," ungkap Sandrine Sekar Ramadina.
Dijelaskan Sandrine dalam masa-masa menjadi mahasiswa, nilainya sempat mengalami penurunan dan dirinya tetap semangat serta bisa menyelesaikan kuliah selama kurang lebih 3.5 tahun atau hanya sampai semester 7 dan dinyatakan lulus.
"Dulu sempat turun karena ada nilai B beberapa mata kuliah, tapi saya tetap semangat sambil mengerjakan skripsi kurang lebih lima bulan dan dinyatakan lulus dengan nilai terbaik sekarang," ujarnya.
Gadis yang bercita-cita ingin menjadi konselor ini mengaku, sangat bangga dengan apa yang telah diraih saat ini.
Ia senang menjadi kebanggaan kedua orang tua serta keluarga.
Apalagi ketika dipanggil maju kedepan untuk menerima penghargaan dari rektor IAIN SAS Babel, ia didampingi oleh sang ibu.
"Sangat bangga sekali ya, tadi ibu langsung dampingi maju kedepan untuk menerima penghargaan dan kedua orang tua saya sangat bangga dan bersyukur sekali melihat hasil yang anaknya berhasil meraih nilai terbaik," ucap Sandrine.
"Sekarang aktivitas saya ngajar di salah satu tempat di Kota Pangkalpinang, belum dapat gambaran kedepan mau mengambil S2 atau menjadi konselor tapi Insyaallah mencari yang terbaik untuk masa depan nanti," kata dia.
Soal rencana ke depan, Sandrine mengatakan, ia pernah ditawari pihak kampus untuk melanjutkan pendidikan ke pascasarjana.
Namun, ia belum memberikan keputusan.
"Ada kemarin tawaran untuk S2 tapi belum saya ambil dulu, masih pikir-pikir dulu apakah mau lanjut atau langsung kerja menjadi konselor," ucap Sandrine.
Setelah dinobatkan sebagai widuawati terbaik ke-20 IAIN SAS Babel, Sandrine berterima kasih kepada kedua orang tua, keluarga, dosen yang selama ini telah mendidik dan mendukung selama masa-masa kulia.
"Terima kasih banyak ya, atas semua dukungan dan suport selama ini sampai saya bisa seperti ini dan tanpa ada dukungan mereka saya tidak bisa berhasil," tutur dia.