IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Fakultas Tarbiyah (FTAR) IAIN SAS Bangka Belitung kembali menggelar kuliah dosen tamu untuk memperkaya wawasan dan kompetensi mahasiswa, Secara daring, Kamis/12/2024.
Kegiatan ini mengangkat tema "Strategi Meningkatkan Profesionalisme dan Karir Konselor di Era 5.0". Kuliah ini menghadirkan narasumber terkemuka, Dr. H. Sigit Muryono, M.Pd., Kons, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Konselor Indonesia (IKI).
Acara ini diawali dengan sambutan dan pembukaan resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dr. Hj. Soleha, MA menyampaikan rasa terima kasih atas kesediaan Dr. H. Sigit Muryono untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa.
Beliau juga menegaskan pentingnya kegiatan seperti ini untuk mempersiapkan calon konselor yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
"Kami berharap kuliah ini dapat memberikan inspirasi dan pemahaman yang mendalam kepada mahasiswa tentang bagaimana membangun profesionalisme dan karir di era Revolusi Industri 5.0. Semoga ilmu yang didapatkan hari ini dapat diaplikasikan dalam dunia kerja dan pelayanan konseling nantinya," ujar Dr. Hj. Soleha, MA, sebelum membuka acara secara resmi.
Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta praktisi di bidang bimbingan dan konseling. Dalam paparannya, Dr. H. Sigit Muryono menyoroti tantangan dan peluang yang dihadapi oleh konselor dalam era Revolusi Industri 5.0, di mana teknologi dan nilai-nilai kemanusiaan saling bersinergi.
Beliau memberikan strategi-strategi praktis untuk meningkatkan profesionalisme, termasuk pentingnya penguasaan teknologi digital, pengembangan keterampilan interpersonal, serta adaptasi terhadap perubahan kebutuhan klien di era modern.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya peran konselor dalam membangun karir yang berkelanjutan dengan terus memperbarui pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan berkelanjutan dan sertifikasi profesional.
Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari para peserta. Mahasiswa mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan dalam membangun karir mereka di masa depan. Salah satu peserta mengungkapkan, "Kuliah ini sangat inspiratif dan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana kami sebagai calon konselor bisa beradaptasi dan unggul di era 5.0."
Melalui kegiatan ini, Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam berharap dapat terus memfasilitasi mahasiswa untuk berkembang menjadi konselor yang profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)