Dekan FSEI IAIN SAS BABEL Tim Pansel 6 OPD Calon Kepala Dinas Kabupaten Bangka Selatan

avatar Tong Hari
Tong Hari

43 x dilihat
Dekan FSEI IAIN SAS BABEL Tim Pansel 6 OPD Calon Kepala Dinas Kabupaten Bangka Selatan
Dekan FSEI IAIN SAS BABEL tim pansel 6 OPD calon Kepala Dinas Kabupaten Bangka Selatan

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melakukan perombakan susunan kepala dinas di  Pemerintahannya tahun 2025 ini, yang sebelumnya dilakukan jobfit eselon II dan seleksi terbuka Sekretaris Daerah, kini kembali membuka seleksi terbuka terhadap 6 Calon Kepala Dinas yang kosong dan masih Pelaksana Tugas. Seleksi ini telah memasuki tahap akhir yaitu wawancara.Selasa,16/9/2025.

Tim seleksi terbuka ini melibatkan unsur pemerintah provinsi dan juga akademisi.

Salah satu akademisi tersebut adalah dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung  yaitu Dr. H. Iskandar,  M.Hum yang juga sekaligus Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.

Dalam susunan tim yang di sk kan bupati,  Dr. Iskandar ditunjuk sebagai sekretaris panitia seleksi Jabatan Pratama (eselon II).

Kiprah Dekan FSEI dalam beberapa tahun ini masuk ranah seleksi terbuka para calon kepala dinas di berbagai Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menunjukkan hubungan yang baik dengan pemerintah daerah dan juga beberapa panitia dari pemeritahan provinsi seperti mantan sekda Provinsi. Hal ini tergambar dalam sk yang selalu berdampingan dengan mereka dalam tim seleksi eselon II selama ini.

Dalam.pantauan selama ini  seleksi calon kepala dinas (eselon II) tidak semua akademisi yang bisa masuk, disamping memiliki integritas, pengalaman dan pengetahuan tentang pengelolaan pemerintahan, juga dengan aturan terbaru harus memiliki jabatan fungsional dosen minimal lektor kepala. 

Masuknya nama Dr Iskandar selama ini dalam tim tentunya memberikan nilai plus untuk kampus IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung dipemerintahan yang setidaknya memiliki komunikasi yang baik dengan para kepala daerah.

Ketika dihubungi humas kampus, Iskandar menjelaskan bahwa komunikasi selama ini bukan hanya sesaat tapi melalui jalan panjang yang telah dilakukan dengan pemerintah daerah. Yang jelas rekam jejak tentu menjadi pertimbangan pemda, saya sebenarnya tidak.mau diekspose, saya ini orang biasa saja, hanya ingin banyak berbuat namun tidak perlu banyak diketahui, kalau diekspose terus nanti bisa merepotkan saya tapi kalau Bapak Tonghari ini selalu saja dapat informasi aktivitas saya.ujarnya merendahkan diri.

Mudah-mudahan kedepan banyak dosen IAIN SAS Babel ikut juga karena saya melihat banyak akademisi dari.kampus lain yang terlibat dalam agenda-agenda di pemerintahan.harapnya