Formasi KIP-K IAIN SAS Babel Bagikan Sembako Kepada Korban Banjir

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie
Formasi KIP-K IAIN SAS Babel Bagikan Sembako Kepada Korban Banjir
Peberian Sembako Pada Korban Banjir yang didampingi Ketua RT. 02

Pembina Formasi KIP-K beri Sembako pada Korban Banjir
Pembina Formasi KIP-K beri Sembako pada Korban Banjir

Suasana Ketika Banjir Mulai Surut di RT 02 Desa Parit Pekir
Suasana Ketika Banjir Mulai Surut di RT 02 Desa Parit Pekir

IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Formasi KIP-K IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bagikan sembako kepada warga Kelurahan Parit Pekir, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Kamis, 14 Januari 2020 sore.

Pembina Formasi KIP-K (Kusnadi, S.Kom., M.M.), dampingi ketua Formasi KIP-K (Sibawaihi) dan Tim langsung terjun ke lokasi tempat terjadinya banjir. Ketua RT. 02 Desa Parit Pekir menyambut baik kedatangan mereka. Suasana di Desa Parit Pekir masih tampak ramai dengan warga yang bersiap siaga di rumah masing-masing, sementara barang berharga yang dimiliki sudah diungsikan ke tempat yang aman karena takut terjadi banjur susulan.

Ketua RT. Ust. M. Aziz mengungkapkan bahwa puncak terjadinya banjir pada Rabu, 13 Januari 2021 kemarin. Banjir ini terjadi lantaran meluapnya air laut dan hujan yang terjadi hampir sehari semalam. Seperti yang diungkapkannya saat dihampiri oleh Kusnadi dan tim di kediaman beliau, “sebenarnya banjir hari ini sudah mulai surut, puncaknya kemarin karena air kiriman dari atas, air laut meluap sampai angka 29 di tabel air, ditambah lagi hujan yang hampir sehari semalam. Diperkirakan hari ini dan besok banjir akan lebih parah, untungnya semalam hanya gerimis, tidak hujan lagi. Kalau hari ini hujan, dipastikan banjir hari ini akan lebih parah dari kemarin karena di tabel air mencapai angka 31”.

Hampir di seluruh wilayah RT. 02 Desa Parit Pekir terendam banjir, kedalaman banjir mencapai satu meter, mulai dari betis orang dewasa hingga mencapai dada orang dewasa di titik-titik tertentu. Menurut informasi yang diperoleh Humas IAIN SAS Babel, terdapat 135 rumah yang terkena banjir. Proses evakuasi dibantu oleh Koramil setempat dan yang menjadi prioritas adalah ibu hamil, orang tua, dan ibu yang baru melahirkan. “kemarin yang terdampak banjir ada 135 rumah dari 160-an KK yang tercatat. Tetapi ada sebagian KK yang tidak tercatat karena ada keluarga yang tidak memiliki KK. Jadi total jumlah KK di RT. 02 ini hampir 200 KK”, ungkap Aziz.

“tidak ada posko bantuan yang kami buat karna banjir di daerah sini termasuk bencana, tidak langganan setiap tahun. Terakhir terjadi banjir seperti ini sekitar empat tahun yang lalu”, tambahnya.

Hingga saat ini kondisi banjir di RT. 02 Desa Parit Pekir sudah mulai surut, tetapi ada beberapa titik yang masih tergenang banjir. Mulai dari pukul 10.00 WIB tadi, warga sudah mulai membersihkan rumah mereka dari sisa kotoran yang terbawa ke rumah.

Pembagian sembako oleh Formasi KIP-K IAIN SAS Babel ini sebagai rasa prihatin kepada warga yang terkena banjir. Sembako yang dibagikan diantaranya adalah beras, gula, kopi dan mie instan. “ini adalah inisiatif dari kami untuk membantu sesama, sebagai rasa prihatin dari kami kepada korban banjir ditengah pandemi seperti ini. Semoga bantuan kami yang seadanya ini dapat berarti bagi warga yang terkena banjir dan warga-warga lain yang sangat membutuhkan. Kami memilih Desa Parit Pekir ini karena ketinggian air lebih parah dibandingkan tempat lain” papar Sibawaihi.

Kusnadi, S.Kom., M.M., dan Tim terjun langsung ke rumah-rumah warga korban banjir dan langsung membagikan sembako. Tak sedikit keluarga yang mengucapkan terimakasih dan mendoakan kebaikan kepada IAIN SAS Babel. Begitu juga dengan Ketua RT. 02, “terimakasih kepada Bapak, Ibu dan adik-adik semua atas bantuannya, kami sangat terbantu sekali dengan adanya paket-paket sembako ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga desa yang terkena banjir. Semoga tidak ada hujan dalam waktu yang lama dan tidak ada banjir susulan khususnya di RT. 02 ini”, tutupnya.