Kontingen IAIN SAS Babel di PKM II Se-Sumatera

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie
Kontingen IAIN SAS Babel di PKM II Se-Sumatera
PKM II Se-Sumatera

Kontingen Debat Bahasa Inggris
Kontingen Debat Bahasa Inggris

Kontingen Catur
Kontingen Catur

Kontingen Kaligrafi
Kontingen Kaligrafi

IAINSASBABEL.AC.ID - PADANG. Kontingen IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung berlaga pada 8 cabang di ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa II Se-Sumatera di UIN Imam Bonjol Padang pada hari pertama atau sebanyak 17 kontingen IAIN SAS Babel pada Minggu, 6 Juni 2021.

Delapan cabang yang diperlombakan adalah Musabaqah Fahmil Al-Qur'an (MFQ), Debat Bahasa Inggris, Kaligrafi, Musabaqah Karya Tulis Al-Qur'an (MKTQ), Debat Bahasa Arab, Catur, Debat Konstitusi dan Musabaqah Qira'atul Kutub (MQK).

Kevin Fajariansyah, Kontingen IAIN SAS Babel pada cabang catur langsung bermain di lima babak dalam satu hari. Pertandingan catur diselesaikan dalam waktu satu hari mulai pukul 08.00 - 15.15 WIB di Aula FDIK Kampus II UIN Imam Bonjol Padang. Kontingen catur IAIN SAS Babel yang didampingi oleh Prayudi Nugraha, S.E. ini berhasil meraih Juara Harapan 3 dalam ajang PKM II Se-Sumatera di Padang.

Tidak hanya itu, kabar baik pun datang dari cabang Debat Bahasa Inggris dan Debat Konstitusi yang lolos ke babak selanjutnya. Babak selanjutnya dilaksanakan pada Senin, 7 Juni 2021 di lokasi yang sama dari masing-masing cabang perlombaan.

Debat Bahasa Inggris pada ronde pertama mendapatkan topik "This house believe that the government should invest on online learning after the pandemi ends" sebagai closing government. Sedangkan pada ronde kedua mendapatkan topik "The government regulate the preacher's topic for Friday khutbah" sebagai closing opposition. Dari kedua ronde tersebut, Kontingen Debat Bahasa Inggris IAIN SAS Babel berhasil masuk delapan besar dan lolos kebabak selanjutnya.

Sejalan dengan itu, Debat Konstitusi yang digawangi oleh Anindita Rachmadewi, Dheanda Oktavelani dan Adi Saputra dengan topik “Pencabutan Undang-undang ITE” juga berhasil lolos ke babak selanjutnya di Fakultas Syariah Gedung 3 Lantai 2. Menggunakan kemeja hitam dan dasi/jilbab merah, Kontingen Debat Konstitusi IAIN SAS Babel kembali bertanding dengan semangat yang membara, senada dengan warna dasi dan jilbab. Pada babak selanjutnya Kontingen IAIN SAS Babel mendapatkan topik “Pengakuan Terhadap Agama Lokal dan Aliran Kepercayaan”. Dengan perdebatan yang sangat sengit dan suasana yang panas, Official Debat Konstitusi Primalita Putri Destina, M.Psi. Psikolog mengaku bangga dengan Kontingen IAIN SAS Babel yang telah memberikan yang terbaik bagi almamater.

“Bagi yang berlom mendapatkan juara, bakat-bakatnya diasah lagi. Jangan terlalu cepat menyerah dan pesimis, kalian masih muda dan jalan kalian masih panjang, teruslah optimis dengan kemampuan dan usaha yang telah kalian berikan. Masih banyak ajang perlombaan lain untuk kita menangkan. Jangan hanya karena satu ajang saja kalian sudah menyerah”, ungkap salah satu Official, Prayudi Nugraha, S.E.

 

(Penulis: Mega Paraiyannie)