Mahasiswa KKN Nusantara 2025 adakan Program Terpadu Posyandu Balita dan Lansia di Desa Dukuh Semak

avatar Tong Hari
Tong Hari

85 x dilihat
Mahasiswa KKN Nusantara 2025 adakan Program Terpadu Posyandu Balita dan Lansia di Desa Dukuh Semak
Mahasiswa KKN Nusantara 2025 adakan Program Terpadu Posyandu Balita dan Lansia di Desa Dukuh Semak


IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Mahasiswa Kelompok 17 KKN Nusantara Moderasi Beragama 2025 kembali menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas suku, ras, dan agama., mereka sukses melaksanakan program terpadu Posyandu Balita dan Lansia.

Acara ini disambut antusias oleh warga padukuhan dari berbagai usia. Bertempat di kediaman, M. Nersa Fitriyanto, Dukuh Semak, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta, Senin,21/7/2025.

Sanjai Saputra, salah satu mahasiswa delegasi dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, yang juga bertugas sebagai tim dokumentasi dan pencatat kegiatan Posyandu Balita, mengungkapkan rasa senangnya bisa terlibat langsung dalam kegiatan kemasyarakatan ini.

“Ia menagatakan sangat bagus dengan kegiatan ini, karena sejalan dengan jurusan saya, Psikologi Islam. Di sini saya belajar bagaimana mengayomi mereka yang lebih muda dan menghormati mereka yang lebih tua,” ujarnya.

Senada dengan itu, Agung Prajoko selaku Ketua Kelompok menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Kami ingin keberadaan kami benar-benar membawa manfaat bagi warga. Ini bukan hanya program, tapi cara kami belajar hidup berdampingan dan saling menghargai,” tuturnya.

Meski mayoritas warga Dukuh Semak menganut agama Katolik, suasana harmonis dan toleransi sangat terasa. Seluruh kegiatan berjalan dalam semangat inklusif tanpa adanya diskriminasi, mencerminkan semangat moderasi beragama yang menjadi ruh dari KKN Nusantara 2025.

M. Nersa Fitriyanto, juga mengapresiasi semangat mahasiswa yang selaras dengan visinya, yakni menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan penuh keharmonisan.

Melalui kegiatan seperti ini, KKN Nusantara 2025 membuktikan bahwa pengabdian lintas iman bukan sekadar wacana, tetapi nyata dalam tindakan, hadir, melayani, dan menyatu bersama masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya mencakup pelayanan kesehatan, namun juga dilengkapi dengan senam lansia dan pelatihan membuat lilin aroma terapi dari minyak jelantah—sebuah langkah kreatif dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk bernilai ekonomi.

Mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 17 KKN Nusantara ini terdiri Eka Santi Maharani (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).,Fitrotul Mukaromah( UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).,Agung Prajoko (UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta)., Fatna Arida Widiyaningsih (UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta) M. Rizqondani Muhalan (UIN Sunan Kali Jaga Yogyakarta).

Sanjai Saputra(IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung)., Muhammad Aufa Faiz(UIN Sunan Kudus)., Muhammad Salman Alfarisy (UIN Raden Fatah Palembang )., Al Fitrah Maharanny (UIN Pare-Pare ) Ussisa Zakiyatul Nur Azzahra (UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung) Dan Utari Nurul Ivti (UIN Mataram Mataram).(*)