Pengajaran Mengaji oleh Mahasiswa KKN di TPA Al Kausar Di Dusun Lubuk Laut

avatar Tong Hari
Tong Hari

4782 x dilihat
Pengajaran Mengaji oleh Mahasiswa KKN  di TPA Al Kausar Di Dusun Lubuk Laut



Bangka,4/11/2021. Kuliah Kerja Nyata( KKN )Kelompok 3 Mahasiswa IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung  2021 ikut serta dalam kegiatan belajar santri TPA Al Kausar Desa Lubuk Besar Dusun Lubuk Laut. Dilaksanakan setiap hari Senin sampai dengan Kamis dan dimulai dari pukul 14.00 s.d 15.30 WIB, dan Diniyyah pukul 18.35 s.d 21.00. Kegiatan TPA Al Kausar ini dibuka sebagai bentuk kepedulian terhadap anak anak dalam rangka meningkatkan ketaqwaan anak usia dini untuk belajar membaca Al-Quran, terutama dalam pengetahuan anak-anak setempat terhadap ilmu keagamaan.

Terdapat 2  Pembagian  Pembelajaran untuk santri TPA  Al Kausar. Taman Pendidikan Al-Qur’an atau biasa disebut dengan TPA/TPQ. Kegiatan belajar di TPA Al Kausar  jam 15.00 s.d 17.00. Dikhusus kan untuk anak-anak yang baru belajar IQRO biasanya dimulai dengan membaca doa sebelum belajar, doa sehari-hari dan mengaji. Kemudian Pukul 18.30 Dilanjutkan untuk anak anak yang sudah Belajar Al Qur'an, ustadz memberikan materi pembelajaran yang sudah dijadwalkan dan kegiatan diakhiri dengan membaca surat-surat pendek.

Adapun kegiatan tambahan yang menjadi aktivitas untuk santri dan santriwati dalam mengembangkan kreatifitas para peserta didik, yaitu Belajar Kaligrafi. Kegiatan tambahan yang dilaksanakan setiap  malam Minggu, para santri dan santriwati diminta untuk belajar Kaligrafi, hal ini juga bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas para peserta didik. Agar siap mengikuti ajang perlombaan di berbagai kompetisi, dan meraih juara, ucap Erni ustazah TPA/TPQ Al Kausar saat di wawancarai, Senin (28/11/2021).

Anak-anak tersebut terlihat begitu antusias dengan langsung membentuk lingkaran-lingkaran kecil untuk menunggu giliran mengaji yang diajarkan oleh para mahasiswa. Jumlah santri dan santriwati, terdiri dari santri campuran dari TK dan SD atau bisa dikatakan tidak ada tingkatan kelas sama sekali. Atau yang lebih rincinya lagi jika ada santri yang akan melakukan munaqosah maka santri tersebut akan dipilih oleh  ustazahnya sendiri dan diambil sesuai memenuhi persyaratan.

Penulis : Sigit Dianto Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel di Desa Lubuk Besar