IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka Reakreditasi Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Pascasarjana IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Jumat-Sabtu 8-9 Agustus 2025 di Ruang Rapat Lantai II Pascasarjana.
LAMDIK menugaskan dua asesor untuk melaksanakan asesmen, Prof. Dr. Amilda, MA Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang, dan Dr. Muhammad Fadhli, M.Pd Dosen UIN Sumatera Utara.
Direktur Pascasarjana IAIN SAS Babel Prof. Dr. Hadarah, M.Ag menyampaikan ucapan selamat datang kepada kedua asesor dan seluruh pihak yang hadir. “Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan kedua asesor dan berharap semoga akreditasi Prodi S2 PAI mendapatkan hasil yang semakin baik dari sebelumnya,” ujarnya.
Ia mengatakan Pascasarjana ini sudah menyelenggarakan pendidikan selama 10 tahun, sedangkan izin operasionalnya pada tahun 2015. Tim Pascasarjana S2 PAI berharap reakreditasi ini memperoleh nilai terbaik.
Kegiatan asesmen dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN SAS Babel Dr. Irawan, M.S.I., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran asesor LAMDIK merupakan momen penting dalam proses penguatan mutu kelembagaan dan program studi.
Kita berharap kegiatan asesmen lapangan ini berjalan dengan baik, mohon kepada para dekan, dosen, Ketua Lembaga, Kepala Unit, dan tenaga kependidikan untuk tetap hadir di ruangan ini untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, ujar Irawan.
Asesor Pertama Prof. Dr. Amilda, M.A., mengapresiasi suasana penyambutan yang hangat. Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukanlah bentuk investigasi, melainkan upaya silaturahmi akademik dan verifikasi empirik terhadap data yang disampaikan dalam dokumen LED dan DKPS.
“Kehadiran kami bertujuan untuk menggali ruang-ruang yang telah dibangun oleh Prodi S2 PAI . Kami meyakini, proses ini telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh oleh tim akreditasi,” ujar Prof. Amilda.

Senada dengan itu, Dr. Muhammad Fadhli, M.Pd., juga menyampaikan kesan positif atas penyambutan yang penuh kekeluargaan. Beliau menegaskan bahwa proses asesmen merupakan bagian dari pembinaan mutu yang bertujuan untuk memperkuat posisi dan arah pengembangan program studi.
“Kami hadir bukan untuk menghakimi, tetapi untuk berdiskusi dan bersama-sama membangun mutu pendidikan keagamaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor, Kepala Biro AUAK, Wakil Direktur Pascasarjana, Dekan FDKI, Kaprodi S2 Pendidikan Agama Islam, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kepala Teknologi Informasi dan Pangkalan Data, para dosen, mahasiswa dan alumni, serta para stakeholder terkait yang turut memberikan dukungan penuh terhadap kelancaran asesmen tersebut.(*)