IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAIN SAS Babel menggelar International Women's day dengan tema "Mindful women, Meaningful Word" Pada Senin, 20 Oktober 2025.
Kegiatan yang menggabungkan dua tema yaitu memperingati hari perempuan sedunia dan kesehatan mental yang diinisiasi oleh kepala pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Pebri Yanasari, M. A sekaligus sebagai moderator sukses dilaksanakan dengan secara hybrid.
Dalam sambutan sekaligus membuka acara Webinar, Dr. Suparta, M. Ag sekaligus Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) , menyampaikan tujuan dari terselenggaranya kegiatan ini adalah Diskriminasi dan ketidakadilan gender masih menjadi masalah serius di Indonesia dan perlu diatasi dengan upaya bersama. Salah satu bentuk upaya itu adalah dengan menjaga mental perempuan agar selalu sehat mengingat tingginya angka kekerasan terhadap perempuan.
Ia juga menyampaikan agar kegiatan Workshop ini dapat memotivasi para anggota untuk memanfaatkan bahan alami dalam pembuatan karya berupa eco print. Ny.Arnila mengajak para anggota mengenal seni cetak alami yang dapat menjadi peluang usaha sekaligus menjaga bumi.
.jpeg)
Webinar ini menghadirkan Registered Counsellor Malaysia yaitu Muhammad Saffuan Bin Abdullah., KB.,PA., dengan judul Mindful Women, Stronger Soul”; pemateri kedua Ro'fah, M. A, Ph.D merupakan Social Worker/ Dosen Magister Kesejahteraan Sosial UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membawakan materi tentang "Empowered Women, Balanced Mind, Better Society"; Pemateri ketiga Siska Dwi Paramitha, M. Psi., Psikolog, merupakan Psikolog Klinis membawakan materi tentang “Clinical Insight for Women’s Wellbeing”.
Dalam pemaparannya Muhammad saffuan menjelaskan terkait Keseimbangan Diri dan Ketenangan Batin dalam Perjalanan Hidup Perempuan; sedangkan Ro'fah, Ph. D menjelasakan Kesehatan Mental Perempuan sebagai Fondasi Kesejahteraan Sosial; dan pemateri terakhir oleh Siska Dwi Paramitha, M. Psi., Psikolog memaparkan tentang intervensi psikologi klinis dapat membantu perempuan mencapai keseimbangan emosional dan mental.

Webinar ini ini mendapatkan respon yang positif dari anggota. Selama kegiatan berlangsung, peserta yang berada dalam ruangan (Luring) dan berada dalam zoom meeting (online) menunjukkan antusiasme melalui diskusi interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari kalangan dosen dan mahasiswa secara luring dan 132 peserta secara daring.
Webinar ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perempuan untuk memiliki mental yang sehat dari berbagai keadaan di masyarakat karena ketika wanita memiliki kesejahteraan mental dan emosional yang baik, mereka menjadi landasan keluarga yang sehat, komunitas yang dinamis, dan ekonomi yang tangguh.(*)