IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Rektor Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel ) Dr. Irawan, M.S.I Kembali menyumbangkan buku kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan, Selasa (10/6/2025).
Buku yang berjudul “Civil Society Tarekat Naqsyasabandiyah Khalidiyah Babussalam” ditulis Dr. Irawan, M.S.I., Prof Dr. H. Zayadi,M.Ag, dan Yandi Hafizallah,M.A. diserahkan langsung oleh Rektor kepada Kepala UPT Perpustakaan Hilda Aryani, S.Ag., M.IP.
Irawan, salah satu di antara penulis mengatakan penyerahan buku dilakukan sebagai bentuk pengembangan pendidikan dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang penelitian.
“Penyerahan buku ini sebagai bentuk pertanggungjawaban output penelitian dan diharapkan dibaca oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan masyarakat luas. Selain itu, buku ini memberikan wawasan baru mengenai Civil Society Tarekat Naqsyasabandiyah Khalidiyah Babussalam, ujar Irawan.
Buku ini juga sebagai output atau laporan hasil Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LITAPDIMAS) Kementerian Agama yang berasal dari anggaran DIPA IAIN SAS Babel Tahun 2022.
Irawan juga berharap agar para peneliti lainnya bisa menerbitkan buku sebagai laporan hasil penelitian dan sekaligus menambah wawasan mahasiswa dan masyarakat.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala UPT Perpustakaan IAIN SAS Babel Hilda Aryani, M.IP menyambut baik sumbangan buku tersebut dan mengucapkan terima kasih. Semoga karya ini bisa memberikan manfaat untuk menambah wawasan para pembaca.
“Kami sangat bersyukur atas sumbangan ini dan yakin bahwa buku-buku ini akan memberikan kontribusi besar pada pengembangan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa IAIN SAS Babel dan Masyarakat pada umumnya, ujar Hilda.
Ia juga menambahkan keberadaan buku-buku karya dosen sebagai sumber referensi lokal juga diharapkan dapat memperkaya koleksi perpustakaan serta meningkatkan minat baca mahasiswa dan peneliti.
Dengan adanya sumbangan ini, diharapkan semangat berbagi pengetahuan dan pengalaman antara para akademisi dan masyarakat akan terus berkembang, serta memberikan dampak positif bagi kemajuan ilmu pengetahuan. (*)