Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Bagi Milenial

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie

422 x dilihat
Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama Bagi Milenial
Ketua RMB IAIN SAS Babel

Rektor IAIN SAS Babel
Rektor IAIN SAS Babel

Wakil Rektor I IAIN SAS Babel
Wakil Rektor I IAIN SAS Babel

IAINSASBABEL.AC.ID PANGKALPINANG. Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bagka Belitung adakan Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Bangka Belitung pada Senin-Selasa, 23-24 Oktober 2023. Kegiatan yang bertema "Mempelopori Kelapangan Beragama" ini, dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I. di Asrama Haji Kanwil Kemenag Babel.

Lebih dari 50 peserta hadir dalam sosialisasi ini yang berasal dari berbagai Kampus dan Sekolah, diantaranya IAIN SAS Babel, Universitas Pertiba, Institut Citra Internasional, SMAK Seminari Mario John Boen Pangkalpinang, Universitas Muhammadiyah, Universitar Anak Bangsa Pangkalpinang, Universitas Bangka Belitung, SMK Tunas Karya Pangkalpinang dan ISB Atma Luhur. Peserta ini juga tidak hanya beragama Islam, tetapi Agama Kristen, Agama Katolik, Agama Hindu, Agama Buddha dan Agama Khonghucu.

Materi pertama dalam sosialisasi ini juga disampaikan langsung oleh Dr. Irawan, M.S.I. dengan mengangkat materi Nilai-nilai Universal Beragama. Dalam pengantarnya, beliau menyampaikan bahwa "hari ini kita tidak membahas apa agama kita, tetapi konsep agama secara universal, moderasi beragama. Indonesia bukan negara agama, bukan juga negara sekuler, tetapi kita adalah negara pertengahan. Ini dibuktikan di Kementerian Agama, ada BIMAS dari masing-masing agama dan sudah ada Dirjendnya". Para peserta sangat antusias mendengar materi Nilai-nilai Universal Beragama yang disampaikan Dr. Irawan, M.S.I, terlihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan ketika sesi diskusi.

Pemateri kedua dalam sosialisasi ini adalah Wakil Rektor I IAIN SAS Babel, Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag. yang menyampaikan materi mengenai Moderasi Beragama dalam Prespektif Landasan Teologis Agama. "Salah satu argumen penting perlunya moderasi beragama di Indonesia adalah fakta bahwa masyarakat Indonesia yang plural dan multikultural. Bangsa Indonesia terdiri dari beragam suku, etnik, agama, bangsa dan budaya. Uraian tentang moderasi sangat penting dalam suasana tahun politik menjelang 2024", jelas Guru Besar IAIN SAS Babel.

Pemateri terakhir pada hari pertama Sosialisasi Penguatan Moderasi Beragama bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Bangka Belitung adalah Wakil Rektor II IAIN SAS Babel yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Rumah Moderasi Beragama (RMB) IAIN SAS Babel, Dr. H. Masmuni Mahatma, M.Ag. Beliau diskusi dua arah dengan para peserta dengan membahas materi terkait Membangun Gerakan dengan Kepeloporan dan Resolusi Konflik.

 

Penulis: Mega Paraiyannie