275 Dulang Tersaji dalam Perayaan Dies Natalis Ke-17 IAIN SAS Babel

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie
275 Dulang Tersaji dalam Perayaan Dies Natalis Ke-17 IAIN SAS Babel
Nganggung

Sambutan sekaligus pembukaan secara resmi webinar nasional oleh Gubernur Babel
Sambutan sekaligus pembukaan secara resmi webinar nasional oleh Gubernur Babel


Khataman Quran
Khataman Quran


IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Dies Natalis Ke-17 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, 18 Oktober 2004-18 Oktober 2021 sukses dilaksanakan dengan rangkaian acara webinar nasional, khataman Quran, nganggung dan doa bersama, serta Pekan Kreatifitas Mahasiswa. Mengusung Tagline Beyond Competitive University, harapannya IAIN Syaikh Absurrahman Siddik Bangka Belitung dapat melahirkan generasi yang memiliki karya besar sehingga berpengaruh yang besar pula agar memiliki daya saing yang patut dibanggakan.

Webinar nasional yang bertemakan “Menggali Khasanah Melayu Bangka Keulamaan Syaikh Abdurrahman Siddik”, dilaksanakan pada 18 Oktober 2021 pukul 08.15 WIB. Sebagai pembuka, Rektor IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, Dr. Zayadi, M.Ag. menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan juga kepada Anggota DPRD Tk. I, Ust. H. Dede Purnama Al-Zulami, Lc., MA.Hk. karena telah menyempatkan bergabung dalam webinar nasional peringatan Dies Natalis Ke-17 IAIN SAS Babel ini. Tentunya ucapan terimakasih pun disampaikan kepada seluruh pemateri dalam webinar ini dan tak lupa kepada seluruh peserta webinar.

Webinar ini dibuka secara resmi oleh Bapak H. Erzaldi Rosman, S.E., M.M., Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, "Webinar dalam rangka Dies Natalis Ke-17 IAIN SAS Babel kami nyatakan dibuka. Semoga barokah dan maju terus IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung," tutur Gubernur.

Pada kesempatan selanjutnya Ketua DEMA dalam sambutannya menyampaikan, “Saya selaku ketua DEMA berharap di momentum hari jadi IAIN yg ke-17 menumbuhkan semangat baru sebagaimna fitrahnya Perguruan Tinggi Islam Negeri yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman, kebudayaan dan kepancasilaan, dan semoga terselenggaranya kegiatan webinar nasional ini dapat menumbuhkan kembali dan menyadarkan kita semua bahwa betapa pentingnya melestarikan kebudayaan dan menjaganya agar tidak punah, dan harapan kedepannya kegiatan seperti ini bisa diselenggarakan lagi dengan konsep yang lebih baik lagi dan bisa menghadirkan kita semua di forum tatap muka.”

Dalam peringatan Dies Natalis Ke-17, IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung juga adakan Khataman Quran yang dipimpin oleh Bapak Muhammad dan Bapak M. Rofiq, Nganggung dan Doa Bersama di Gedung Serba Guna (GSG), pada Senin 18 Oktober 2021, pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini bersamaan dengan Webinar Nasional yang dilaksanakan lebih dulu secara virtual.

 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pimpinan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung, perwakilan dari Kantor Wilayah Kemenag Babel, Kantor Kemenag Bangka, Perwakilan dari Bupati Bangka dan Bupati Bangka Tengah, Walikota Pangkalpinang, Majelis Ulama Indonesia Bangka, Kantor Urusan Agama setempat, Perwakilan dari Perguruan Tinggi di Babel, Perwakilan dari Bank BI, Bank Sumsel Babel, hingga Alumni dan Keluarga Besar IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.

Peringatan Dies Natalis Ke-17 IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung ditutup dengan nganggung. Nganggung adalah salah satu tradisi yang hadir di masyarakat Melayu Bangka Belitung, khususnya di Pulau Bangka. Tradisi ini akhirnya menjadi sebuah adat yang terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat. Tradisi yang telah menjadi adat Melayu Bangka memberikan pemaknaan kekeluargaan yang kokoh di antara masyarakat Melayu dan menjadi sarana untuk mempererat silaturrahmi diantaranya. Hal ini lah yang menjadi latar belakang IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung memilih nganggung sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis Ke-17. Terdapat sekitar 275 dulang yang dibawa oleh keluarga besar kampus hijau ini untuk disantap bersama dengan cara duduk berhadapan. Dulang adalah wadah yang digunakan untuk mengisi makanan dan kemudian ditutup dengan penutup dulang, yaitu Tudung Saji.

 

 

(Penulis: Mega Paraiyannie | Editor: Turmuzi)