40 Hari KKN di Beltim, 244 Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan 5 Mahasiswa UIN Bandung Disebar di 6 Desa

avatar Tong Hari
Tong Hari

35 x dilihat
40 Hari KKN di Beltim, 244 Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan 5 Mahasiswa UIN Bandung Disebar di 6 Desa
40 Hari KKN di Beltim, 244 Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan 5 Mahasiswa UIN Bandung Disebar di 6 Desa



IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung dan  5 Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung akan melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Belitung Timur.

Sebanyak 244 mahasiswa dari Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, dan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Tahun 2025 itu mengikuti kegiatan serah terima yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Beltim, Sabtu (19/7/2025).

Mahasiswa KKN tersebut ditempatkan di enam desa, diantaranya Desa Kurnia Jaya, Lalang, Bentaian Jaya, Kelubi, Aik Madu dan Renggiang selama 40 hari kedepan. Selain itu akan ada 5 mahasiswa darI UIN Sunan Gunung Jati Bandung untuk KKN di Desa Kurnia Jaya dan Lalang sebagai peserta KKN kolaboratif.

Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten hadir dan secara simbolis mengalungkan ID Card tanda peserta kepada 2 perwakilan mahasiswa KKN IAIN SAS. Bupati Beltim ini menyambut baik adanya Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan memilih Kabupaten Belitung Timur sebagai tempat KKN.

Ia menambahkan keberadaan mahasiswa KKN yang akan mengabdikan diri selama 40 hari ke depan. Dirinya menitipkan pesan untuk mahasiswa KKN agar bisa kerjasama yang baik antar masyarakat dan pemerintah desa maupun kecamatan.

"Saya juga menekankan jangan setelah sekolah hanya mencari kerja. Tetapi juga wajib menciptakan lapangan pekerjaan dan setelah kegiatan KKN, desa bisa berkembang, jangan cuma sekadar jadi lokasi KKN saja," ujar Munten.

Sementara itu, Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Beltim atas kesediaannya menerima kami dan tentunya kehadiran mahasiswa kami di Beltim semata-mata untuk belajar bermasyarakat, membantu semampunya dan sekiranya mahasiswa mampu untuk mentransferkan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat,” ungkap Irawan.

"KKN ini adalah salah satu tugas yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa untuk mempraktekkan apa yang sudah mereka pelajari di bangku kuliah dan harus menerapkan keilmuan mereka di bidang sosial, keagamaan dan ekonomi, dan sebagainya,” ujar Irawan.

Dirinya juga mengingatkan kepada seluruh mahasiswa KKN untuk belajar kepada masyarakat untuk mengembangkan desa baik dari sisi ekonomi, pendidikan, sosial dan keagamaan.

"Diharapkan nanti seluruh mahasiswa KKN untuk selalu menjaga kesehatan, mentaati aturan Pemerintah Daerah dan harus menghargai adat, budaya, tokoh agama serta masyarakat dimana mereka sedang menjalankan KKN," tutup Irawan.

Tampak hadir pada kegiatan ini, Rektor IAIN SAS Bangka Belitung Dr.Irawan,M.S.I, Ketua LP2M Dr.Suparta,M.Ag dan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat Dr. Noblana Adib, MA. Sedangkan dari Belitung Timur turut hadir Bupati Kamarudin Muten, Kepala  Bappelitbangda, Camat, Enam Kepala Desa dan Para Mahasiswa IAIN SAS Babel.(*)