IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Pesta demokrasi di daerah sudah memasuki tahapan debat terbuka bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati serta gubernur dan wakil gubernur. Begitu juga halnya dengan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta 7 kabupaten kota. Debat terbuka pasangan calon di pilkada ini melibatkan Tim perumus dan tim panelis disetiap debat yang dilakukan. Debat terbuka ini ada yang dilaksanakan 2 kali dan ada yang hanya dilaksanakan 1 kali. Pelaksanaan debat yang dua kali dilakukan karena pasangan calonnya minimal 2 pasalon sedangkan debat yang dilaksanakan 1 kali dikarenakan paslon nya hanya 1.
Tim perumus yang dibentuk oleh KPU baik provinsi maupun kabupaten kota merupakan tim yang merumuskan, merancang, mengidentifikasi tema, merekomendasikan panelis debat serta mendesain pola bagaimana jalannya debat dilaksanakan. Dr, H, Iskandar, M.Hum, Dekan FSEI IAIN SAS Bangka Belitung terpilih menjadi tim perumus debat ini. Tidak tanggung-tanggung, Dr, H, Iskandar, M.Hum menjadi tim perumus debat di 7 Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menjadi panelis debat terbuka calon gubernur dan wakil gubernur.
Saat dikonfirmasi tim media, Iskandar mengatakan bahwa dia dihubungi KPU Kabupaten/Kota sebulan sebelum pelaksanaan debat ini dilaksanakan. Iya bang…saya dihubungi komisioner KPU Kabupaten/Kota untuk kesediaan menjadi tim perumus debat ini. Ujarnya.
Saya bersyukur dapat membersamai daerah ini, ikut serta membangun demokrasi serta menjembatani keinginan masyarakat untuk calon kepala daerah ini. Rumusan ide dan tema kan sesuai dengan daerahnya masing-masing dan mudah-mudahan ini bermanfaat. Lanjutnya.
Diketahui, saat ini, Iskandar merupakan Dekan FSEI IAIN SAS Bangka Belitung dan cukup dikenal dimasyarakat terkait kiprahnya di Kepulauan Bangka Belitung dan tidak diragukan kemampuannya, media mencatat beberapa hal, sebelumnya pernah menjadi ketua timsel 4 kali seleksi komisioner KPU/Bawaslu di tahun 2023, Tim Pemeriksa Daerah DKPP RI, Ketua Majlis Pakar DMI Kota, Pembina Masjid Agung Kubah Timah, Wakil ketua FKUB Pangkalpinang, tim seleksi eselon II di pemda kabupaten dan beberapa kegiatan pemerintah daerah Iskandar juga dilibatkan. Sekalipun banyak membersamai dalam agenda di pemerintahan dan juga di masyarakat. Sosok Iskandar bukanlah orang yang sombong, namun sangat familiar dan mudah bergaul dengan siapa saja serta diterima oleh berbagai ormas. Ketika dikonfirmasi terkait sosoknya yang familiar ini, Iskandar mengatakan, saya ini bang anak petani, dari kampung, pernah tinggal di kebun, almarhum ayah saya berpesan jika Allah berkenan nanti mengabdi keluar dari kampung ini “bawalah ayam betina jangan membawa ayam jago (jantan)”. Pesan itu saya gunakan sampai hari ini. Dak ada untungnya kan sikut sana sikut sini merasa hebat sendiri, merasa kuat dan jangan sombong, toh kita akan menua dan mati, jadi saya usahakan meninggalkan kebaikan bang, apalagi harta dak dibawa mati bang. Hehehe, katanya sambil bercanda
Tugas-tugas Tim Perumus :
1. Membantu merumuskan desain dan format debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon;
2. Membuat rencana kerja publikasi sebelum, pada saat, dan setelah debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon;
3. Mengidentifikasi isu strategis yang bisa dijadikan tema atau topik debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon;
4. Memberikan rekomendasi panelis;
Melakukan monitoring dan evaluasi setiap pelaksanaan debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon;
5. Melaksanakan tugas-tugas lain terkait debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon yang diberikan oleh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.