Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel Narasumber Webinar Nasional Literasi Digital

avatar Tong Hari
Tong Hari
Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel Narasumber Webinar Nasional Literasi Digital

IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Kerjasama dengan Pemerintah Kota Bangka Barat Propinsi Bangka Belitung mengadakan Webinar kerja sama dengan Penyelenggara: PT. Permata Cendekia Indonesia, KSO PT. Ratu Mas Globalindo dan PT. Comlec Indonesia dengan  Webinar yang mengusung tema “Mengapa Literasi Digital Dalam Dunia Pendidikan Sangat Penting?” Ini bertujuan untuk memberikan edukasi digital kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Bangka Barat dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Narasumber pertama Webinar Nasional Literasi Digital: Ahmad Khoiri, M.Pd (Dosen UNSIQ), Dr. Tauhid Nur Azhar (Pembina NXG Indonesia), Fadilah Sabri, ST, M.Eng.  (Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung). Narasumber yang kedua, yaitu Dr. Hadarah, M.Ag., beliau merupakan Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung. Dari penyampaiannya, beliau lebih berfokus pada generasi alpha yakni kelompok terbaru yang lahir 2010 dan hidup di era yang serba digital, anak yang lahir di 2010 sedang di kelas 2 atau 3 SD saat ini, kita perlu membedakan generasi yang bukan alpha karena penduduk yang lahir tahun 1940-1960 disebut baby boomer, yang lahir tahun 1960-1980 disebut dengan generasi X, dan yang  lahir tahun 1981-1996 disebut dengan generasi Y.

Kita tetap perlu optimis bahwa dunia digital akan memberikan banyak manfaat yang mampu mengembangkan aspek-aspek anak usia dini. Apalagi bila dihadapkan juga dengan tantangan pedidikan abad 21. Literasi, teknologi, informasi dan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan generasi alpha. Bagi kita yang merasa pernah mengupload hal negatif maka segeralah untuk menghapusnya agar tidak menjadi rekam jejak digital .

Secara kesimpulan, pada mulanya literasi hanya sebuah tema yang dipahami setiap orang dengan mudah, karena hanya bermakna kemampuan membaca dan menulis. Namun pada saat yang sama, literasi mengemuka sebagai konsep yang terbukti kompleks dan dinamik, terus menjadi bahan interpretasi dan definisi dengan berbagai cara (a multiplicity of ways), tutup Hadarah.

Dr. (Cand) Subardi, M.KPd selaku Koordinator Daerah dan sekaligus Dosen IAIN SAS Babel mengatakan bahwa, kegiatan Webinar Kemenkominfo ini merupakan wujud kepedulian pemerintah untuk membangun kualitas SDM di era disrupsi. “Upaya menyiapkan masyarakat menghadapi era disrupsi saat ini mutlak dilakukan. Pasalnya, perkembangan teknologi komunikasi dan informatika begitu pesat. Maka masyarakat kita perlu mendapat edukasi yang memadai,” kata Subardi.

 

(Penulis: Tong Hari/Ayaknan)