IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Dalam rangka meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam pengembangan media pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (HIMA PBA),Fakultas Tarbiyah (FTAR), IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung menyelenggarakan Workshop Media Pembelajaran Berbasis Digital dengan mengangkat tema “Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Arab.”
Kegiatan ini dilaksanakan di ruang PGRA Fakultas Tarbiyah pada Kamis, 8 Mei 2025 dan diikuti oleh mahasiswa/i PBA semester 2 dan semester 4
Workshop ini menghadirkan Hikmatuddinia, S.Pd., selaku narasumber. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan pemanfaatan platform digital seperti Wordwall dan Quizizz sebagai media yang efektif dalam menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.
Kedua platform tersebut tidak berbentuk aplikasi mobile, namun dapat diakses secara praktis melalui peramban web dan sangat mendukung dalam menyusun kuis maupun permainan edukatif berbasis bahasa.
Selain itu, narasumber juga menyampaikan materi berupa presentasi tentang berbagai fakta menarik seputar keunggulan Bahasa Arab. Bahasa ini diposisikan tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bahasa Al-Qur’an yang sarat makna, penuh estetika, dan menjadi simbol peradaban Islam.
Paparan ini memperkuat kesadaran mahasiswa akan pentingnya memahami dan mencintai Bahasa Arab secara lebih mendalam dan transformatif.
Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Ela Isnani Munawwaroh, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Workshop Media Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital yang diselenggarakan sebagai upaya peningkatan kompetensi mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran.
Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang menuntut kreativitas dan inovasi, khususnya dalam pengajaran bahasa Arab.
Menurutnya, penggunaan media digital tidak hanya mempermudah penyampaian materi, tetapi juga dapat meningkatkan minat belajar bahasa Arab secara signifikan.
Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendorong lahirnya guru-guru bahasa Arab yang adaptif dan profesional di era digital.
Ketua pelaksana kegiatan, Hidayat Wirayuda Hariza, menyampaikan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis yang selaras dengan perkembangan teknologi pembelajaran, sekaligus membangun semangat intelektual dalam memuliakan Bahasa Arab.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menggunakan media digital, tetapi juga memahami bahwa Bahasa Arab adalah bagian dari jati diri keilmuan dan spiritualitas umat,” ungkapnya. Seluruh rangkaian workshop berlangsung dengan interaktif, diwarnai antusiasme peserta yang tinggi terhadap materi yang disampaikan.
Penutupan kegiatan menjadi momentum reflektif yang penuh makna. Workshop ini tidak hanya menjadi ruang belajar tentang teknologi pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang untuk menyentuh kembali esensi Bahasa Arab sebagai bahasa ilmu, bahasa ibadah, dan bahasa yang membentuk kesadaran spiritual umat Islam.
Melalui integrasi teknologi dan nilai, mahasiswa diajak untuk tidak hanya menguasai alat, tetapi juga menghidupkan pesan. Dengan semangat ini, Prodi PBA terus berkomitmen untuk melahirkan pendidik Bahasa Arab yang adaptif, inovatif, dan berakhlak.(*)