Kepala Biro Berharap Adanya Penguatan Good Governance untuk Tindaklanjuti Rakernas Kemenag 2021

avatar Mega Paraiyannie
Mega Paraiyannie
Kepala Biro Berharap Adanya Penguatan Good Governance untuk Tindaklanjuti Rakernas Kemenag 2021
Suasana Rakornas 2021 di IAIN SAS Babel

Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag.
Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag.

IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Kementerian Agama Republik Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021, mulai Senin-Rabu (5 - 7 April 2021). Kegiatan yang mengangkat tema Percepatan Transformasi Layanan Publik ini digelar secara luring dan daring, dibuka oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Rakernas diikuti oleh lebih dari 700 jajaran Kementerian Agama, Pejabat Eselon I Pusat hingga Kepala Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten Se-Indonesia.

IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) ikuti Rakernas 2021 secara daring di Ruang Laboratorium Lt. 3 Gedung Terpadu. Rakernas ini dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) Drs. H. Tumiran Ganefo, M.H., Wakil Rektor II Prof. Dr. H. Hatamar, M.Ag., Kepala Bagian Administrasi Umum dan Keuangan (AUK) Amir Hamzah, S.E., M.Pd.I., Pranata Humas: Komarul Hadi, S.Kom dan Mega Paraiyannie, S.KPm.

Membuka Rakernas, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh jajaran Kementerian Agama (Kemenag) untuk memperbaiki niat dan mindset agar menjadi inspirasi dalam melayani seluruh Agama. Seperti yang diungkapkan dalam Pembukaan Rakernas 2021, “Pertama kali saya berada di kementerian ini, saya telah menyatakan bahwa agama harus menjadi inspirasi. Dan Kementerian Agama harus menjadi kementerian yang melayani seluruh agama, bukan hanya Islam saja. Mindset ini harus dimilki seluruh jajaran Kemenag”.

Memasuki hari kedua, Rakernas membahas rencana kerja tiap unit Eselon I yang disinergikan dengan program prioritas Kemenag. Rapat ini berlangsung di aula HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat. Inspektorat Jenderal dan Badan Litbang dan Balai Diklat mengawali sesi pemaparan ini. Hadir, Irjen Kemenag Deni Suardini dan Kabadan Litbang dan Diklat Ahmad Gunaryo. Selaku  moderator, Sekretaris Balitbang dan Diklat Moh. Ishom. Tampak hadir juga di hari kedua Rakernas, Sekjen Kemenag Nizar dan Stafsus Menteri Agama.

Usai paparan rencana kerja, agenda Rakernas dilanjutkan dengan pembahasan program prioritas Kemenag di masing-masing komisi. Komisi I membahas penyederhanaan Birokrasi dan manajemen kinerja. Komisi II membahas Program prioritas Kemenag. Komisi III membahas akselerasi digitalisasi layanan.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meminta seluruh jajaran Kemenag untuk segera menindaklanjuti dan melaksanakan hasil Rakernas Kemenag 2021 pada penutupan Rakernas 2021, "Alhamdulillah kita telah selesai melaksanakan Rakernas yang pertama kali dilakukan secara hybrid. Saya minta seluruh jajaran Kemenag segera menindaklanjuti hasil Rakernas. Perkuat moderasi beragama, dan percepat transformasi layanan publik," pesan Wamenag saat menutup Rakernas.

Menurut Wamenag, Kementerian Agama terus mengampanyekan program penguatan moderasi beragama. Apalagi, program ini sudah menjadi program nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 – 2024.

“Melalui Rakernas 2021, memang ada beberapa pokok pikiran yang selama ini menjadi anggota utama, salah satunya gerakan orang atau kelompok yang mengatasnamakan ajaran agama untuk membenarkan pemahaman pemikiran terhadap dirinya dan tidak pada orang lain, atau intoleransi”, ungkap Kepala Biro AUAK IAIN SAS Babel.

Dalam Rakernas telah disepakati arah kebijakan dan program prioritas Kementerian Agama. Ada tiga arah kebijakan Kementerian Agama tahun 2021, yaitu: moderasi beragama, transformasi digital, dan good governance. Arah kebijakan ini dituangkan dalam tujuh kebijakan prioritas, yaitu: penguatan moderasi beragama, transformasi digital, revitalisasi KUA, cyber Islamic university, kemandirian pesantren, religiosity index, dan pencanangan tahun toleransi 2022.

Menindaklanjuti hasil Rakernas 2021 Kementerian Agama, Kepala Biro mengungkapkan harus perkuat good governance,  “perkuat good governance untuk insan Kemenag terus dipicu dan dipacu untuk menjadi aparat yang bersih,menanamkan nilai-nilai agar tidak KKN, dan tetap berkomitmen menjadi ASN pelayan masyarakat untuk terus meningkatkan pelayanan. Maka SDM insan Kemenag harus melakukan transformasi baik secara managerial maupun digital, misalnya revitalisasi KUA, cyber Islamic university, dan kemandirian pesantren”.

 

(Penulis: Mega Paraiyannie | Editor: Turmuzi)