Mahasiswa FSEI IAIN SAS Babel Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Internasional Antar Negara Melayu Serumpun 2025

avatar Tong Hari
Tong Hari

114 x dilihat
Mahasiswa FSEI IAIN SAS Babel Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Internasional Antar Negara Melayu Serumpun 2025
Mahasiswa FSEI IAIN SAS Babel Raih Juara Harapan I pada Kompetisi Internasional Antar Negara Melayu Serumpun 2025

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Kabar gembira datang dari Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam(FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung.Dalam ajang Kompetisi Internasional Antar Negara Melayu Serumpun 2025 yang digelar oleh Fakultas Syari’ah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi secara daring (online) pada Kamis, 6 November 2025, delegasi IAIN SAS Babel berhasil menorehkan prestasi gemilang.

Mahasiswa Rifky Mei Manda berhasil meraih Juara Harapan I dalam kategori Legal Opinion Competition, sementara tim Legal Debate Competition yang terdiri dari Ridho Aditio, Aziz Eka Saputra, dan Siti Rohanah juga berhasil menempati posisi Juara Harapan I, membawa nama baik kampus ke level internasional.

Kompetisi ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Islam se-Melayu Serumpun — termasuk Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura — yang berfokus pada penguatan literasi hukum Islam, budaya, dan spiritualitas Melayu.

Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam,Dr. Iskandar, M.Hum., menyampaikan haru dan rasa bangganya terhadap capaian mahasiswa:  “Alhamdulillah, ini bukti nyata bahwa mahasiswa kita memiliki kapasitas intelektual dan karakter yang bermartabat serta profesional.

Kemenangan Ridho dan tim debat serta Rifky Mei Manda adalah hasil kerja keras, semangat kolaboratif, dan daya juang yang luar biasa. Mereka berusaha mewujudkan semangat Kemenag Berdampak — mahasiswa yang empatik dalam berproses, dedikatif dalam berkompetisi, dan transformatif dalam memberikan inspirasi.”

Beliau menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam ajang internasional ini bukan hanya tentang lomba, tetapi tentang menghadirkan wajah Islam yang moderat, berilmu, dan berdaya saing global. "Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan zaman,” tambahnya.

"Kami percaya, ilmu yang diamalkan dan dibagikan dengan niat yang tulus akan menjadi amal jariyah. Dan itulah semangat yang selalu kami tanamkan kepada mahasiswa Fakultas Syariah,” tutup Dr. Iskandar, M.Hum

Plt. KaProdi Hukum Keluarga Islam,Dr. Hendra Cipta, MSI., turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut: “Menjadi Juara Harapan I dalam kompetisi internasional adalah pencapaian yang luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi dan kerja sama tim yang akuntabel dan kolaboratif.

Kemenangan ini bukan hanya tentang piala, tetapi tentang keberanian tampil dan memperjuangkan gagasan hukum Islam yang bermartabat di ruang global.”

Hendra Cipta menambahkan, kegiatan semacam ini sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak, yakni melahirkan generasi muda Islam yang berdampak nyata bagi masyarakat melalui ilmu, etika, dan integritas.

Reski Anwar, M.H., selaku dosen pembimbing, mengapresiasi penuh atas perjuangan mahasiswa bimbingannya: “Saya menyaksikan langsung bagaimana mereka berproses — penuh semangat, fokus, dan pantang menyerah.

Meskipun lomba dilaksanakan secara daring, semangat mereka tidak berjarak. Inilah bentuk nyata dari mahasiswa berdampak, yang menjadikan keterbatasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi.”

Beliau menambahkan dengan nada penuh motivasi: "Fokus dan percaya dirilah. Setiap langkah adalah proses menuju kemenangan sejati. Jangan berhenti di sini — teruslah berjuang, teruslah berdampak!

Ridho Aditio, perwakilan tim debat, menyampaikan rasa syukurnya: "Kami sangat bersyukur bisa membawa nama IAIN SAS Babel ke tingkat internasional. Ini pengalaman yang transformative, mengajarkan kami arti kerja tim, analisis hukum, dan komunikasi ilmiah lintas budaya.”

“Alhamdulillah, ditengah segala kesibukan sebagai mahasiswa semester akhir, saya masih diberikan kemampuan untuk menyempatkan diri tetap mengikuti kompetisi  debat hukum ini. Memang sedari awal saya sangat antusias untuk ikut dalam kompetisi yang berkaitan dengan pembangunan argumen dan penyampaian isi pikiran seperti Legal Debate Competition ini, karna dari itulah saya merasa bisa melatih keberanian, struktur berfikir dan kemampuan komunikasi saya. Segala pencapaian bagi saya hanyalah bonus dari kerja keras, karna yang terpenting bagi saya adalah tiap-tiap langkah dari sebuah proses yang membuat saya terus berkembang. Juara harapan 1 di tingkat internasional itu jadi motivasi besar buat saya untuk terus belajar dan percaya diri. Terima kasih untuk dosen yang telah  membimbing  saya dan teman-teman yang selalu dukung, semoga ini akan membuahkan hasil bagi masa depan saya.”

Sedangkan Rifky Mei Manda, pemenang Juara Harapan I Legal Opinion Competition, menyampaikan refleksinya dengan penuh rasa syukur: "Saya tidak menyangka bisa tembus hingga level internasional. Proses penulisan legal opinion ini benar-benar mengasah ketelitian dan kemampuan analisis hukum saya.

Saya ingin berterima kasih kepada fakultas dan pembimbing atas bimbingan yang luar biasa. Semoga prestasi ini menjadi awal langkah untuk terus berdampak positif bagi masyarakat dan lembaga.”

Prestasi yang diraih para mahasiswa ini menjadi bukti bahwa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN SAS Bangka Belitung telah menjadi rumah bagi generasi muda yang berpikir ilmiah, berakhlak moderat, dan siap bersaing di panggung global.

Dengan semangat Kemenag Berdampak — Bermartabat, Empatik, Responsif, Dedikatif, Akuntabel, Moderat, Profesional, Adaptif, Kolaboratif, dan Transformatif — fakultas ini terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan, tetapi juga berkontribusi nyata untuk kemanusiaan dan peradaban.(*)