IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Salah satu mahasiswanya, Ridho Aditio, dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) yang berasal dari Pulau Belitong ini berhasil meraih penghargaan “The Best Presenter Proceedings” dalam ajang 3rd SeIBa International Festival 2025.
Dalam kompetisi ilmiah internasional yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara ASEAN tersebut, Ridho mempresentasikan artikelnya berjudul “Tradisi Maras Taun sebagai Representasi Pandangan Hidup dan Identitas Kolektif Masyarakat Pulau Belitung.”
Karya tersebut mengangkat nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Belitung sebagai simbol kebersamaan, spiritualitas, dan semangat gotong royong yang relevan dalam konteks pembangunan sosial berkelanjutan.
(1).jpeg)
Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Dr. H. Iskandar, S.H., S.Ag., M.Hum., menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut.
“Kami merasa bangga dan terharu. Prestasi ini bukan hanya capaian individu, tetapi juga menjadi cermin kualitas akademik dan karakter mahasiswa FSEI IAIN SAS Babel. Ridho telah menunjukkan bahwa intelektualitas yang berpijak pada budaya lokal dapat berbicara di panggung global,” ujar Dr. Iskandar.
Beliau menambahkan bahwa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam terus berkomitmen mencetak mahasiswa yang unggul dan berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kami akan terus mendorong mahasiswa untuk menulis, meneliti, dan berani tampil di forum internasional. Pendidikan yang berdampak harus melahirkan perubahan positif, baik di lingkungan akademik maupun masyarakat luas,” tegasnya.
Ridho Aditio, mahasiswa asal Pulau Belitung, mengaku bahwa prestasinya didedikasikan untuk kampus dan daerah asalnya.
“Saya ingin menunjukkan bahwa dari Belitung pun, kita bisa membawa gagasan lokal menuju panggung dunia. Semoga ini menjadi motivasi untuk teman-teman agar tidak berhenti belajar dan berkarya,” ujarnya dengan penuh haru.
Kemenangan ini menambah deretan prestasi mahasiswa IAIN SAS Babel di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mempertegas peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal.