Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bantu SDN 24 Manggar dengan Inovasi Barcode Tanaman

avatar Tong Hari
Tong Hari

54 x dilihat
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bantu SDN 24 Manggar dengan Inovasi Barcode Tanaman
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung Bantu SDN 24 Manggar dengan Inovasi Barcode Tanaman

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA . Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali menunjukkan kontribusinya di dunia pendidikan. Kali ini, mereka membantu SD Negeri 24 Manggar dalam pembuatan barcode tanaman sebagai media pembelajaran inovatif bagi siswa-siswi, Jumat, 15 /8/ 2025.

Melalui program ini, setiap tanaman di lingkungan sekolah diberikan barcode khusus yang dapat dipindai menggunakan ponsel. Dengan begitu, siswa tidak hanya mengenal nama tanaman secara langsung, tetapi juga bisa mempelajari informasi tambahan melalui hasil scan barcode tersebut.

Kepala Sekolah SDN 24 Manggar, Bakri, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa KKN. Ia menilai, langkah ini merupakan bentuk pembelajaran kreatif yang mampu menumbuhkan minat belajar siswa, khususnya dalam bidang sains dan lingkungan.

“Anak-anak jadi lebih semangat, karena belajar tidak hanya dengan membaca tulisan, tetapi juga bisa memanfaatkan teknologi yang dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Najma, selaku Ketua Divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Desain (PDD) KKN, menjelaskan bahwa program ini diharapkan bisa menjadi contoh metode pembelajaran berbasis teknologi yang mudah diterapkan di sekolah-sekolah.

“Kami ingin anak-anak terbiasa mengenal lingkungan lewat cara yang menyenangkan. Semoga ke depan, barcode ini bisa terus dikembangkan dengan informasi yang lebih lengkap,” ujarnya.

 

Kegiatan pembuatan barcode tanaman ini tidak hanya disambut antusias oleh pihak sekolah, tetapi juga oleh siswa-siswi yang langsung mencoba memindai barcode pada tanaman di halaman sekolah. Suasana belajar pun menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Melalui program sederhana namun bermanfaat ini, mahasiswa KKN menunjukkan bahwa inovasi kecil dapat memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan, sekaligus mempererat hubungan baik antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat. (*)