IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ketahanan Pangan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung bersama Lanal Bangka Belitung menggelar kegiatan bakti sosial pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Acara dipusatkan di Pantai Putat dan Balai Prajurit Mako Lanal Belinyu, dengan melibatkan mahasiswa, personel Lanal, siswa SD Negeri 8 Belinyu, masyarakat sekitar, aparat setempat, serta anggota Saka Bahari sebagai organisasi kepanduan binaan TNI AL.

Kegiatan diawali dengan apel singkat sebelum peserta bergerak menuju Pantai Putat. Masyarakat setempat berperan aktif dalam pembersihan pantai. Mereka bersama-sama mengumpulkan sampah dan membersihkan area pesisir agar kembali asri.
Seusai pembersihan, penanaman bibit mangrove dilakukan sebagai langkah menjaga kelestarian ekosistem pesisir. Meski sederhana, kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong yang terasa kuat di antara seluruh peserta.
Setelah kegiatan lapangan selesai, masyarakat menerima pembagian paket sembako sebagai bentuk kepedulian sosial. Paket ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi tanda kebersamaan antara mahasiswa KKN, Lanal Bangka Belitung, dan warga sekitar.
Rangkaian acara kemudian berlanjut di Balai Prajurit Mako Lanal. Anak-anak SD Negeri 8 Belinyu tampak penuh semangat sejak awal acara, apalagi saat mereka diajak berdoa bersama dan mengikuti sosialisasi tentang bullying yang dikemas dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami.
Suasana semakin meriah ketika mereka mendapat hidangan berupa polo pendem, nasi kotak, dan susu. Menariknya, lauk dalam nasi kotak tersebut berasal dari hasil kerja mahasiswa KKN selama program ketahanan pangan di Belinyu, yakni olahan ikan, telur puyuh, sayur kangkung, dan kacang panjang.
Dalam kesempatan itu, perwakilan mahasiswa KKN Fuat menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi makanan atau menggelar bakti sosial, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi muda, khususnya anak-anak sekolah dasar.
Dengan asupan bergizi, diharapkan mereka dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara perguruan tinggi, instansi pemerintahan, TNI AL, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Acara bakti sosial ini kemudian ditutup dengan makan bersama seluruh peserta dan dokumentasi bersama. Momen kebersamaan di penghujung kegiatan semakin mempertegas bahwa bakti sosial ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan atau berbagi bantuan, tetapi juga tentang mempererat hubungan antarsesama.
Bagi mahasiswa KKN, kegiatan pada 29 Agustus ini menjadi salah satu pengalaman paling berkesan selama menjalani pengabdian di Belinyu. Mereka tidak hanya belajar tentang pentingnya kepedulian sosial dan kelestarian lingkungan, tetapi juga menyadari bahwa pengabdian sekecil apa pun dapat memberi arti bagi orang lain.
Dengan keterlibatan masyarakat, aparat setempat, anak-anak sekolah, anggota Saka Bahari, serta dukungan Lanal Bangka Belitung, kegiatan ini meninggalkan jejak kebaikan yang akan diingat oleh semua yang hadir. (*)