IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA TENGAH. Salah satu tugas utama perguruan tinggi sebagaimana terdapat dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian ini menjadi sangat penting dalam rangka memperteguh relevansi keilmuan yang dikaji dengan realitas sosial. Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi dan diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir yang telah memenuhi persyaratan akademik. Melalui KKN diharapkan misi pengabdian masyarakat dapat berjalan secara maksimal.
Dalam kunjungannya di salah satu desa tempat mahasiswa IAIN SAS Babel melakukan KKN baru-baru ini, Dr. Subri Hasan, M.S.I mengungkapkan bila monitoring dan evaluasi (monev) ini bukan bermaksud untuk menghakimi atau mencari kesalahan mahasiwa KKN, akan tetapi lebih kepada pengontrolan dan pencarian informasi tentang sejauh mana perkembangan mahasiswa menjalankan program kerja. Dan bila menemukan permasalahan di lapangan, nanti dipecahkan bersama-sama oleh mahasiswa KKN, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), dan pihak panitia KKN, yang dalam hal ini berarti di bawah naungan Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M).
Subri menambahkan dengan adanya monev ini, Ia berharap para mahasiswa akan menjadi lebih bersemangat dan sungguh-sungguh dalam merealisasikan program-program yang dicanangkan, dan inilah yang membedakan antara KKN IAIN SAS Babel dengan KKN-KKN di tempat lain. Kalau biasanya pelaksanaan KKN di kampus lain mahasiswa hanya sekedar diterjunkan ke desa lalu setelah itu dibiarkan, KKN di IAIN SAS Babel tetap melakukan pengontrolan dan pengawalan sampai mereka nanti ditarik lagi ke kampus, imbuh dosen yang baru saja menyelesaikan program doktoralnya beberapa bulan yang lalu.
Kami berharap mahasiswa tetap menjaga nama baik almamater dan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru ikut mempublikasikan keunggulan dan program serta keberadaan kampus di tengah masyarakat. Mahasiswa dan DPL bersama membahas program kerja yang akan dikerjakan di Desa Lubuk Pabrik Dusun C2, pertemuan tersebut dilaksanakan di Posko Putri. Pertemuan ini merupakan kunjungan kedua dari DPL, dalam pertemuan ini selain membahas program kerja juga membahas buku pedoman KKN dan juga laporan hasil kerja KKN.
Mahasiswapun mendapatkan motivasi dan ide dari DPL. Dalam pertemuan tersebut Dr. Subri Hasan M.S.I mengatakan bahwa "mahasiswa harus selalu menjaga akhlakul karimah dan sopan santun terhadap masyarakat di tempat KKN, agar tetap terjalin silaturahmi di lingkungan masyarakat".
(Penulis: Tong Hari/Ayaknan | Editor: Turmuzi)