Peduli Lingkungan, Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Lakukan Aksi Bersih Pantai

avatar Tong Hari
Tong Hari
Peduli Lingkungan, Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Lakukan Aksi Bersih Pantai




IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA. Mahasiswa Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung  mengikuti Praktik Lapangan dengan menjadikan sampah sebagai bahan pembelajaran yang bertempat di Pantai Koala, Rabu (30/6/2021). Hal itu dilakukan guna mensosialisasikan kepada pengunjung pantai agar tetap menjaga lingkungan sekitar terutama kawasan pantai. Sehingga tidak ada lagi sampah yang berserakan di lingkungan pantai dan menjaga keindahan serta keberlangsungan ekosistem di sekitar pantai.

Selaku Dosen Pembimbing, Muhammad Rofiq Anwar, M.Pd. menjelaskan bahwa mahasiswa yang ikut serta dalam Praktik ini sebanyak 53 orang yang berasal dari mahasiswa Prodi PAI Semester 2 dan 4 yaitu Kelas 2D dan 4A. Bagi para mahasiswa semester 2 sendiri diharapkan bisa mengimplementasikan yang dipelajari saat matakuliah Hadis Pendidikan dengan tema Pendidikan Masyarakat. Sedangkan bagi mahasiswa semester 4 sebagai metode simulasi agar saat mereka terjun kelapangan, mereka bisa mengajari anak tidak hanya di dalam kelas tapi di alam bebas juga.

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi contoh juga pada masyarakat untuk memperhatikan hal thaharah yang artinya kebersihan, karena kebersihan bukan hanya untuk diri sendiri tapi lingkungan yaitu bumi sebagai tempat  hidup. “Kita sebagai kholifah di bumi bisa  menjaga  apa yang diamanahkan Allah dan dengan kegiatan ini juga kita bisa meninggalkan hal yang baik bagi generasi berikutnya,” tutur Muhammad Rofiq.

Kegiatan tersebut dilakukan mahasiswa dengan penuh semangat  karena  ketika mengambil sampah mereka tidak hanya membersikan lingkungan tetapi dapat  menjadi contoh baik bagi masyarakat sekitar agar sadar akan kebersihan. Praktik Lapangan yang dilakukan mahasiswa dengan mengambil sampah di sekitar Pesisir Pantai Koala dengan tetap memenuhi protokol kesehatan.

"Pantai koala sebagai pantai terdekat, dan sampah yang belum terkelola menjadikan kesempatan bagus bagi mahasiswa untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan itu sebagai pokok dari ajaran Agama, kami bersyukur, kegiatan aksi bersih-bersih ini mendapat respon baik dan positif dari masyarakat sekitar pantai koala," tutup  Muhammad Rofiq.

 

(Penulis: Meliyana)