IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Enam jurnal di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS Babel) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia akademik dengan pencapaian akreditasi jurnal ilmiah pada periode 1 tahun 2025.Senin,24/3/2025.
6 jurnalnya berhasil meraih akreditasi dari Science and Technology Index (SINTA), Jurnal Ilmiah Al Muarrib (Sinta 4), Mediova (Sinta 4 ), Budgeting (Sinta 5 ), Counselle (Sinta 5), Komunikasia (Sinta 5 ) dan Lenternal (Sinta 5 ).
Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nomor: 10/C/C3/DT.05.00/2025 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode 1 Tahun 2025, sebanyak 6 jurnal dari IAIN SAS Babel telah berhasil terakreditasi kategori akreditasi baru.
Pencapaian ini menambah jumlah jurnal yang terakreditasi di IAIN SAS babel. Dengan demikian, saat ini jumlah jurnal yang terakreditasi nasional di IAIN SAS berjumlah 13 jurnal mulai sinta 2 sampai sinta 5.
Diketahui, SINTA merupakan sistem pengindeksan jurnal ilmiah yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Akreditasi dalam sistem ini menjadi salah satu indikator utama kualitas jurnal di lingkungan akademik nasional.
Atas pencapaian yang membanggakan ini, Rektor IAIN SAS Babel, Dr. Irawan, M.S.I memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim pengelola jurnal, dosen, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam peningkatan mutu publikasi ilmiah di IAIN SAS Babel.
“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen IAIN SAS Babel dalam meningkatkan kualitas akademik dan publikasi ilmiah. Kami akan terus mendorong peningkatan mutu jurnal agar dapat mencapai akreditasi yang lebih tinggi serta memberikan kontribusi yang lebih luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Irawan juga mengatakan dengan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi civitas academika IAIN SAS untuk terus berkarya serta diharapkan jumlah jurnal terindeks internasional juga terus bertambah seiring dengan upaya peningkatan kualitas.(*)