Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Bersama Dishub Belitung Timur dan Pemdes Aik Madu Tinjau Lokasi Pemasangan Rambu-Rambu Keamanan

avatar Tong Hari
Tong Hari

12 x dilihat
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Bersama Dishub Belitung Timur dan Pemdes Aik Madu Tinjau Lokasi Pemasangan Rambu-Rambu Keamanan
Mahasiswa KKN IAIN SAS Babel Bersama Dishub Belitung Timur dan Pemdes Aik Madu Tinjau Lokasi Pemasangan Rambu-Rambu Keamanan

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA.Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung Kelompok 2 berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Belitung Timur serta Pemerintah Desa Aik Madu dalam program pemasangan rambu-rambu keamanan jalan di Desa Aik Madu, Kecamatan Simpang Renggiang. Senin, 11 Agustus 2025 lalu.

Peninjauan lokasi, meliputi beberapa titik strategis seperti simpang utama desa, area depan sekolah, serta ruas jalan rawan kecelakaan. Program ini dirancang untuk menghadirkan sarana keselamatan jalan berupa rambu lalu lintas, cermin tikungan, hingga polisi tidur yang disesuaikan dengan kebutuhan desa.

Perwakilan Dishub Kabupaten Belitung Timur Lady Chandra, A.Md. Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas. menyampaikan bahwa kegiatan survei ini merupakan tahap awal untuk memastikan pemasangan rambu sesuai standar keselamatan lalu lintas.

“Kami melakukan peninjauan langsung agar setiap rambu dan fasilitas pendukung benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar salah satu petugas Dishub.

Firda Oktavia Ramadani, perwakilan Mahasiswa KKN Kelompok 2, menyampaikan rasa syukurnya dapat terlibat dalam program kolaborasi tersebut. “Kami berharap pemasangan rambu-rambu ini dapat meningkatkan keselamatan masyarakat Desa Aik Madu dan menjadi bukti nyata kontribusi mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Desa Aik Madu yakni bapak Rizki Filardi turut mendukung penuh rencana ini. Menurutnya, pemasangan rambu lalu lintas, cermin tikungan, maupun polisi tidur sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, khususnya di titik-titik rawan.

“Kami menyambut baik program ini dan dengan semangat mengajak kolaborasi pihak dishub. Semoga segera terealisasi dan memberi manfaat nyata bagi seluruh warga desa,” ujarnya.

Saat ini, kegiatan telah memasuki tahap menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Dishub terkait proses pemasangan. Masyarakat Desa Aik Madu juga berharap program ini dapat segera diwujudkan agar lalu lintas di desa semakin aman dan tertib.(*)