IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Mahasiswa KKN IAIN SAS BABEL kelompok 26 melakukan kunjungan ke rumah satu-satunya Maestro alat musik Gambangan yaitu Nek Salinah pada Selasa, 09 Juli 2024.
Pada kunjungan ini para mahasiswa berkesempatan menyaksikan secara langsung alat musik Gambangan dimainkan oleh Nek Salinah (74), satu-satunya Maestro yang masih hidup yang dipandu oleh Kak Ayu yang merupakan staf Pengawas Pengembangan Budaya Desa Limbongan.
Gambangan adalah alat musik tradisional yang merupakan kearifan lokal desa Limbongan, Kecamatan Gantung, Belitung Timur.
“ Sejarahnya alat musik ini biasanya dimainkan saat beume betaon di Membarong. Selain sebagai hiburan menunggu musim panen, alat musik ini juga berfungsi sebagai alat komunikasi. Mitos yang masih berkembang hingga saat ini, alat musik ini bisa digunakan untuk memikat lawan jenis dan hanya boleh dimainkan pada siang hari.” papar Kak Ayu.
Selain menyaksikan, para mahasiswa juga diajarkan langsung oleh ahlinya dan setiap orang berkesempatan memainkanya.
Para mahasiswa sangat antusias dan bersemangat dalam mempelajari alat musik tradisional khas desa Limbongan ini.
“sebelum berangkat sempet shearcing tentang desa ini, dan ternyata Limbongan merupakan desa budaya yang dilindungi UNESCO. Sekarang alhamdulillah bisa melihat langsung alat musik ini dimainkan oleh satu-satunya maestro dan tadi juga sempat nyoba main, rasanya masyaallah seneng pake banget” ungkap kegembiraan Risa, salah satu peserta KKN.
Kegiatan ini bertujuan yntuk memperkenalkan dan melestarikan alat musik tradisional kepada generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjalin interaksi yang baik anatar mahasiswa KKN dengan warga desa Limbongan.
Harapanya alat musik ini tetap dilestarikan dan generasi muda desa sempat bisa menjadi generus kearifan lokal ini.