Mahasiswa KKN IAIN SAS Bangka Belitung Bangun Tugu di Kantor Desa Keretak Atas

avatar Tong Hari
Tong Hari
Mahasiswa KKN IAIN SAS  Bangka Belitung Bangun Tugu di Kantor Desa Keretak Atas

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Foto Selesai Pembangunan Tugu
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Foto Selesai Pembangunan Tugu


IAINSASBABEL.AC.ID - BANGKA TENGAH. Mahasiswa KKN IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung tetap berbuat walaupun KKN telah berakhir, komunikasi antar mahasiswa KKN kelompok 19 dan pihak desa tetap terbina dengan baik, walaupun kegiatan KKN telah lama berakhir. Ini diwujudkan dengan membuat tugu di Kantor Desa Keretak Atas. Pembangunan tugu ini diharapkan menjadi kenangan yang juga termasuk program jangka panjang mahasiswa KKN. Pembangunan tugu ini berjalan selama seminggu dari 27 Oktober-3 November 2021.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Keretak Atas Satria mengatakan, "saya pribadi sangat mengapresiasi  para Mahasiswa KKN walaupun KKN-nya sudah berakhir bulan November kemaren, inisiatif membangun tugu Kantor di Desa Keretak Atas." Pembuatan tugu juga merupakan usulan dari perangkat desa. Program ini dijalankan bekerja sama dengan perangkat desa. Dia berharap, kerjasama dengan Mahasiswa KKN  ini terus berjalan baik kedepan, sumbangsih dari mahasiswa tersebut baik dalam bentuk ide maupun kegiatan, sangat memberi manfaat bagi perkembangan desanya.

Ketua kelompok KKN kelompok 19, Fazlur Rohman dan anggota lain mengatakan pendapatnya tentang proses pembangunan tugu. “Pembangunan diharap bisa menjadi kenangan tersendiri untuk masyarakat. Selain itu juga tugu ini dibuat sebagai bukti kelompok 19 pernah menjalankan KKN di sini. Proses pembangunan memakan waktu cukup banyak, sebab pembangunan bersifat permanen”, tutur Fazlur.

Futra Mayasopa salah satu peserta meski masa KKN sudah usai, kelompok KKN tetap menjalankan program yang telah dirancang sebelumnya. Tidak ada batasan waktu untuk pengabdian kepada masysrakat. Namun karena keterbatasan waktu, pengaruh cuaca, dan banyaknya program yang dijalankan menjadi faktor pembuatan tugu tidak selesai saat KKN berlangsung. “Kami bersyukur masih bisa berkontribusi untuk masyarakat tempat mengabdi. Kebahagiaan dan rasa tenang menjadi lebih bermakna kalau kami pulang setelah benar-benar menyelesaikan seluruh program. Terima kasih untuk seluruh masyarakat desa yang sudah menerima kami”, tutup Futra.

Iqrom Faldiansyah, M.A selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menyampaikan apresiasi dan kegembiraan kepada mahasiswa karena respon masyarakat dan pemerintah desa yang sangat baik kepada alumni KKN Desa Keretak Atas. “Kita datang dengan niat baik untuk bersama-sama membantu seluruh kegiatan masyarakat. Carilah apa saja yang bisa kita perbuat di sini. Kehadiran kita selain perwakilan kampus, sesama manusia memang harus saling berbuat dan mengabdi. Ilmu sosial bermasyarakat banyak kita dapatkan di sini, dengan terjun ke masyarakat langsung”.

 

(Penulis: Tong Hari/Ayaknan | Editor: H. Ika Robiantari)