Hima Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar “Meneguhkan Peran Konselor di Era Digital: Jangan Serahkan Semua pada AI”

avatar Tong Hari
Tong Hari

38 x dilihat
Hima Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar “Meneguhkan Peran Konselor di Era Digital: Jangan Serahkan Semua pada AI”
Hima Prodi BKPI IAIN SAS Babel Gelar Webinar “Meneguhkan Peran Konselor di Era Digital: Jangan Serahkan Semua pada AI”

IAINSASBABEL.AC.ID BANGKA. Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (Hima BKPI),Fakultas Tarbiyah(FT),  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung sukses menyelenggarakan webinar bertajuk “Meneguhkan Peran Konselor di Era Digital: Jangan Serahkan Semua pada AI” secara daring, Rabu,13/8/2025.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. (C) Afriyadi Sofyan, S.Pd.I., M.Pd., Kons., seorang akademisi dan praktisi konseling yang dikenal aktif mengkaji isu-isu perkembangan teknologi dalam dunia bimbingan dan konseling.

Webinar ini diikuti mahasiswa BKPI IAIN SAS Babel. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami tantangan dan peluang peran konselor di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Dalam sambutannya, Ketua Hima Prodi BKPI, Yuanda Safitri, menyampaikan bahwa tema ini diangkat karena keprihatinan akan semakin masifnya penggunaan teknologi dalam dunia konseling. “AI memang memberikan kemudahan, tetapi kita tidak boleh menyerahkan sepenuhnya peran konselor pada mesin. Kemanusiaan, empati, dan pemahaman mendalam terhadap klien adalah hal-hal yang tidak bisa digantikan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Prodi BKPI IAIN SAS Babel, Dr. Nikmarijal, M.Pd, menegaskan pentingnya membekali calon konselor dengan keterampilan adaptif di era digital. “Teknologi harus dimanfaatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti. Peran konselor yang sesungguhnya adalah menghadirkan sentuhan kemanusiaan, nilai, dan etika dalam membantu individu mencapai kesejahteraan psikologisnya,” paparnya.

Ketua Panitia, Khoriah Apriza, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. “Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Kami berharap diskusi ini dapat menambah wawasan sekaligus menguatkan komitmen kita untuk menjaga esensi profesi konselor di tengah arus digitalisasi,” tuturnya.

Narasumber, Dr. (C) Afriyadi Sofyan, dalam pemaparannya menekankan bahwa AI harus dipandang sebagai mitra kerja konselor, bukan ancaman.“AI dapat membantu dalam pengolahan data, analisis cepat, atau menyediakan informasi awal. Namun, proses konseling yang memerlukan kehangatan, rasa percaya, dan keterlibatan emosional tetap menjadi domain manusia,” jelasnya.

Webinar yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini juga memberikan ruang tanya jawab interaktif antara peserta dan narasumber. Diskusi berjalan hangat dan menghasilkan beragam perspektif terkait strategi menghadapi tantangan era digital dalam profesi konseling.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Hima BKPI berharap dapat terus menjadi wadah pengembangan keilmuan dan keterampilan bagi mahasiswa, sekaligus berkontribusi nyata dalam mempersiapkan konselor yang tangguh dan relevan di era teknologi maju.(*)